Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Kendal Dorong KKN UPGRIS Jadi Penggerak Potensi Desa

B
Penulis: Budi Setiyawan❯
EXPO: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berbincang dengan mahasiswa KKN UPGRIS saat mengunjungi stan Expo KKN di Kecamatan Plantungan. Expo tersebut menjadi wadah promosi berbagai potensi lokal dan produk UMKM sekaligus memperkuat kolaborasi pemerintah, desa, mahasiswa, dan masyarakat. (BUDI SETIYAWAN/RADARSEMARANG.ID)
EXPO: Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berbincang dengan mahasiswa KKN UPGRIS saat mengunjungi stan Expo KKN di Kecamatan Plantungan. Expo tersebut menjadi wadah promosi berbagai potensi lokal dan produk UMKM sekaligus memperkuat kolaborasi pemerintah, desa, mahasiswa, dan masyarakat. (BUDI SETIYAWAN/RADARSEMARANG.ID)

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) tidak sekadar menjalankan program kampus, tetapi ikut menjadi penggerak potensi desa dan pemberdayaan masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat dan Expo KKN UPGRIS di Kecamatan Plantungan.

Advertisement

Menurut Dyah, keberadaan mahasiswa KKN di tengah masyarakat dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan berbagai potensi lokal yang dimiliki desa.

“Program KKN ini bukan hanya soal mengimplementasikan ilmu dari ruang kelas, tapi juga tentang menumbuhkan empati, melatih kepemimpinan, dan meneguhkan nilai gotong royong,” ujar Bupati yang akrab disapa Mba Tika itu.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai mahasiswa memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat dengan memahami persoalan sekaligus ikut mencari solusi yang dapat memberikan manfaat.

Advertisement

“Mahasiswa belajar langsung dari masyarakat, mendengarkan, memahami, dan tumbuh bersama memberi solusi,” katanya.

Tika mengatakan pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur, tetapi harus dibarengi dengan penguatan sumber daya manusia yang memiliki kepedulian sosial.

“Dari sini kita bisa melihat bahwa pembangunan bukan hanya infrastruktur, tapi juga tentang membangun sumber daya manusia yang peduli dan saling menguatkan,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat menjadi penting untuk mendorong potensi desa agar semakin berkembang dan dikenal lebih luas.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bupati Tika Raih Penghargaan Penggerak Investasi, Ekonomi Kendal Tumbuh 7,99 Persen

Bupati Tika Raih Penghargaan Penggerak Investasi, Ekonomi Kendal Tumbuh 7,99 Persen

Investasi Kendal mencapai Rp15,86 triliun sepanjang 2025 dan mendorong pertumbuhan ekonomi 7,99 persen, tertinggi di Jawa Tengah.

Perkuat Kepastian Hukum, 701 Warga Limbangan Kendal Terima Sertipikat Tanah Melalui Program PTSL

Perkuat Kepastian Hukum, 701 Warga Limbangan Kendal Terima Sertipikat Tanah Melalui Program PTSL

Sebanyak 701 sertipikat tanah PTSL diserahkan kepada warga Desa Limbangan, Kendal. Program ini mempercepat legalitas dan kepastian hukum kepemilikan tanah.

Hari Santri Jangan Cuma Seremonial, Bupati Kendal Dorong Kolaborasi Nyata dengan Pesantren

Hari Santri Jangan Cuma Seremonial, Bupati Kendal Dorong Kolaborasi Nyata dengan Pesantren

Bupati Kendal menegaskan Hari Santri 2026 jangan cuma seremonial. Pemkab didorong mewujudkan kolaborasi nyata dengan pesantren. Apa langkahnya?

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer