
RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi kemunculan El Nino ekstrem atau “Godzilla” yang diprediksi menyerupai kondisi tahun 2015. Kabupaten Kendal pun diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Peringatan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi daring yang diikuti Polres Kendal bersama Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Perwakilan BMKG, Gusyanto, menjelaskan fenomena ini dipicu pemanasan suhu di Samudra Pasifik yang berpotensi menyebabkan kemarau panjang di Indonesia, dengan puncak pada Agustus hingga September.
Baca Juga: Gempa Maluku Utara M7.6 Guncang Ternate dan Pulau Batang Dua, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami
“El Nino kali ini berpotensi seperti 2015. Dampaknya luas, mulai dari lingkungan hingga ekonomi,” ujarnya.
Selain meningkatkan risiko karhutla, kondisi ini juga diprediksi berdampak pada sektor pangan, termasuk potensi kenaikan harga beras.
Menanggapi hal tersebut, Wakapolri menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh daerah melalui langkah mitigasi yang terukur. Ia meminta optimalisasi sarana prasarana, termasuk pemanfaatan teknologi seperti CCTV serta dukungan alutsista Polri.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga masyarakat,” tegasnya.
Polri juga akan membentuk command center terpadu dari Mabes hingga daerah guna memastikan respons cepat terhadap potensi kebakaran.
Kabag SDM Polres Kendal Kompol Ryke Rhimadhila menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan tersebut dengan meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




