Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

73 Ribu Pelanggaran, 520 Kecelakaan, 24 Tewas di Jalan Raya

B
Penulis: Budi Setiyawan❯
Operasi Zebra 2024 Polda Jawa Tengah jumlah pelanggaran mencapai 73.859 kasus
Operasi Zebra 2024 Polda Jawa Tengah jumlah pelanggaran mencapai 73.859 kasus

RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Kasus kecelakaan dan pelanggaran lalulintas mengalami ledakan yang cukup tinggi.


Advertisement

Tercatat, dari Operasi Zebra 2024 Polda Jawa Tengah jumlah pelanggaran mencapai 73.859 kasus, 520 kecelakaan, dan kenaikan korban meninggal menjadi 24 orang.

Angka-angka itu menjadi alarm keras bagi Polres Kendal untuk meningkatkan upaya keselamatan berlalulintas pada Operasi Zebra Candi 2025.

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menegaskan, lonjakan fatalitas menunjukkan situasi lalu lintas sedang tidak baik-baik saja.

Advertisement

“Angka korban meninggal yang naik ini jelas peringatan keras bagi kita semua,” pesannya kepada seluruh jajarannya yang akan terjun pada operasi Zebra Candi 2025.

Kapolres juga menyebut perilaku berkendara, menjadi akar persoalan yang belum tersentuh secara serius.

“Disiplin di jalan masih rendah, dan itu terbukti dari puluhan ribu pelanggaran yang terjadi hanya dalam satu operasi,” katanya.

Advertisement

Membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah, Kapolres menegaskan perlunya pendekatan yang lebih tegas namun tetap humanis.

“Permasalahan lalu lintas berkembang cepat dan membutuhkan kehadiran aparat sebagai garda terdepan menjaga keselamatan,” demikian kutipan amanat Kapolda.

Data Operasi Zebra 2024 mencatat 5.800 lebih pelanggaran yang berujung tilang, menunjukkan tingkat ketidakpatuhan yang masih sangat tinggi.

Meski kecelakaan turun lima persen, korban meninggal yang justru naik menjadi sinyal bahwa faktor fatalitas meningkat dan harus segera ditekan.

Operasi Zebra 2025 dijalankan dengan tema Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Ops Lilin 2025.

Sebanyak 2.238 personel jajaran Polres se-Jawa Tengah dan 240 personel Polda Jateng diterjunkan untuk operasi yang berlangsung 17–30 November.

Polres Kendal menegaskan, operasi ini akan memprioritaskan titik rawan kecelakaan dan intervensi perilaku pengendara melalui edukasi dan penindakan terukur.

Dengan potensi lonjakan mobilitas menjelang libur akhir tahun, Kapolres menekankan bahwa keselamatan harus menjadi fokus utama.

“Kami tidak ingin angka korban tahun ini kembali naik, dan operasi ini adalah langkah awal untuk menghentikan itu,” tegasnya. (bud)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kembali ke Semarang, Ini Jejak Kapolda Jateng Baru Roy Hardi Siahaan yang Pernah Tangani Kasus Syekh Puji

Kembali ke Semarang, Ini Jejak Kapolda Jateng Baru Roy Hardi Siahaan yang Pernah Tangani Kasus Syekh Puji

Pergantian pucuk pimpinan Polda Jawa Tengah membawa sosok yang sebenarnya bukan orang baru bagi Kota Semarang. Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan kini dipercaya menjabat Kapolda Jateng menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo

Roy Hardi Siahaan Jadi Kapolda Jateng, Pernah Ungkap Jaringan Narkoba Internasional

Roy Hardi Siahaan Jadi Kapolda Jateng, Pernah Ungkap Jaringan Narkoba Internasional

Tongkat kepemimpinan Polda Jawa Tengah berganti. Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan dipercaya menjadi Kapolda Jateng menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer