Jumat (18/11), penjurian dilakukan pada finalis Kampung Keluarga Berkualitas dengan PKK Hebat. Yakni di RW 03 Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur dan RW 12 Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik.
Saat di Sampangan, tim penilai diajak berkeliling kebun dan ikut panen aneka sayuran yang menjadi andalan Kelompok Wanita Tani RW 03 Kelurahan Sampangan.
“Tempat ini Sampai seperti ini karena swadaya warga yang mau mengubah tempat yang dahulunya sebagai tempat buang bahan sisa bangunan menjadi kebun cantik seperti sekarang,” ujar Ketua Kelompok Tani Puspitasari RW 03 Kelurahan Sampangan Ariyani.
Lurah Sampangan Mohamad Anugrah Hamonangan mengatakan, yang menjadi motor penggerak di RW 03 adalah seluruh warga. Sehingga kampung ini bisa maju hingga menjadi kampung percontohan bagi RW lain “Mereka nyengkuyung bareng untuk memajukan kampungnya,” ujarnya
Dari Sampangan, tim Juri menuju RW 12 Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik yang menjadi lokasi terakhir penjurian Kampung Hebat 2022. Ketika sampai tim juri langsung disambut oleh ibu-ibu PKK dan ada pertunjukan pewayangan. Tim juri diajak berkeliling mulai dari taman toga, ditunjukkan hasil kreasi dari olahan limbah galon air minum, hingga masuk ke dalam salah satu rumah sehat yang menjadi percontohan di RW tersebut.
Ketua TP PKK RW 12 Kelurahan Srondol Kulon Inayah Fauziah menjelaskan, RW 12 Merupakan pemekaran dari RW 1. Berbagai tantangan dan kendala ketika pembentukan TP PKK yang baru berusia 5 bulan ini.
“Kendala pasti ada, Mas, mulai dari administrasi dan semacamnya. Tetapi dengan semangat warga kita berusaha menampilkan yang terbaik dan terus belajar untuk ke depannya,” ungkapnya.
Tim Juri dari DP3A Kota Semarang Suita Marhaeni mengatakan warga sangat antusias dalam penjurian tahap final ini. Semua RW begitu guyub dan bergerak bersama untuk memajukan kampungnya masing-masing.
“Semua RW memiliki Kelebihannya masing-masing. Ini membuktikan potensi yang ada di tiap kampung itu ada dan patut dikembangkan,” ucapnya. (rid/ton) Editor : Agus AP