
RADARSEMARANG.ID, MIJEN — Bawang merah menjadi salah satu komoditas pertanian yang sering menjadi salah satu penyebab inflasi.
Ketika harga tinggi, ibu-ibu tetap akan membeli bawang merah karena memang jadi bumbu utama di dapur.
Warga RW 02 Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen mencoba untuk mengurangi inflasi dengan menanam bawang merah sendiri.
Ini menjadi modal untuk mengikuti Lomba Kampung Hebat 2024 kategori Kampung Tanam Bawang Merah.
Lurah Karangmalang Kusmiyati menjelaskan, Kampung Hebat RW 02 Kelurahan Karangmalang memiliki potensi di bidang pertanian.
”Dan sudah memiliki kelompok tani yang aktif serta mendapat bimbingan selalu dari Dinas Pertanian serta aparat setempat dalam pengembangan dan pemasaran produk pertanian,” jelasnya.
Penanggung Jawab Lomba T Suntono menambahkan, dalam mengatasi inflasi yang terjadi, kelompok tani di RW 02 Kelurahan Karangmalang giat melakukan penanaman Bawang Merah di halaman rumah masing-masing serta di tempat lahan kelompok tani Karangamalang.
“Kebiasaan warga yang gemar menanam untuk menekan kebutuhan sehari-hari sangat efektif melawan gempuran inflasi,” jelasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




