Warga Kenalkan Curug Sari Sironjang sebagai Ikon Kelurahan Pakintelan

RADARSEMARANG.ID, GUNUNGPATI — Warga RW 01 Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati serius mengikuti Lomba Kampung Hebat 2024.
Wilayah ini mendaftar untuk kategori Kampung Kreatif dan Inovatif.
Keberadaan Sendang Curug Sari Sironjang menjadi ikon unggulan di kampung ini.
“Sendang Curug Sari Sironjang berada di wilayah RT 01 RW 01 dan merupakan salah satu destinasi wisata yang baru untuk Kelurahan Pakintelan,” tutur Lurah Pakintelan Sapto Laksono.
Penanggung Jawab Lomba Dhidik Kushandaka, keberadaan curug atau kali telah menjadi ikon wilayah tersebut.
Bahkan sudah sekitar 2 tahun ini menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Semarang.
Untuk makin memeriahkan Sendang Curug Sari Sironjang, setiap Minggu Legi dan Minggu Kliwon digelar pasar krempyen.
“Pasar krempyeng memunculkan kreasi-kreasi masyarakat, pengembangan UMKM dan sajian aneka ragam jajanan tempo dulu yang memanjakan,” tutur Dhidhik.
Wisata air ini dilengkapi atraksi kuda lumping dan lokasi UMKM. Sebagai agenda rutin untuk nguri-uri budaya, saat tradisi sadranan akan dimeriahkan dengan kirab budaya.
Sadranan dilaksanakan pada Jumat Kliwon bulan Rajab. Yang ditandai dengan prosesi pengambilan tuk pitu atau tujuh sumber air.
Tujuh sumber air yang dimaksud adalah Kali Kerep, Kali Ngipik, Kali Waru, Kali Ringin, Kali Supit, Kali Turusan, Kali Sendang Curug Sari, dan Kali Bulungan.
Air tuk pitu tersebut nantinya dimasukkan ke dalam kendi, kemudian dikirab dan dijadikan satu untuk dituangkan dalam Sendang Curug Sari Sironjang.
Selain itu, terdapat bersih-bersih sendang. Selama prosesi kirab budaya, juga ditampilkan kesenian tradisional kuda lumping. (fgr/ton)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




