Dalam video terjadi cekcok antara pemuda dengan sopir travel. Sudut pengambilan videonya dari bangku penumpang. Video menampakkan kepanikan dan terdengar suara gaduh penumpang.
Dengan narasi sekelompok pemuda berpura-pura terserempet, lalu menyetop travel, dan memeras si sopir. “Cek-cok itu memang terjadi antara sekelompok pemuda dengan sopir travel Minggu (23/4) malam. Tapi itu bukan pemalakan,” kata salah satu pemuda yang tampak dalam video Yusril.
Ia memang menyetop travel tersebut. Sebab sebelumnya merasa hampir diserempet. Ia lalu mengejar bersama sejumlah temannya dan memberhentikan travel tersebut."Demi Allah tidak ada unsur pemalakan. Melainkan karena saya mau ditenggor (diserempet), saya kejar. Tujuan saya cuma untuk menanyakan aja (kepada sopir)," ungkapnya.
Sementara sopir travel Muhamad Nasta'in juga menegaskan ada pemalakan. Ia mengaku sempat ada cekcok dengan gerombolan Yusril. Menurutnya itu hanya kesalahpahaman. "Dikira saya mau menyerempet, padahal tidak sama sekali. Ini saya sudah ketemu dengan orangnya dan masalah sudah selesai," ujarnya.
Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria mengatakan, permasalahan tersebut sebenarnya sudah langsung ditangani oleh anggotanya di Polsek Paninggaran. "Namun saat proses pemeriksaan kedua belah pihak, video tersebut viral terlebih dahulu," akunya. (nra/fth) Editor : Agus AP