Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tak Hanya di Semarang, Banjir Juga Menerjang Demak, Grobogan, Pemalang dan Tegal, Ini Daftar Lengkapnya

Muhammad Hariyanto • Senin, 16 Februari 2026 | 15:52 WIB
 
Banjir menggenangi pemikiran diwilayah Kabupaten Grobogan Senin (16/2/2026)
Banjir menggenangi pemikiran diwilayah Kabupaten Grobogan Senin (16/2/2026)

RADARSEMARANG.ID Semarang - Curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah wilayah di Jawa Tengah diterjang banjir pada Senin (16/2/2026).

Selain di wilayah Kota Semarang, banjir juga merendam wilayah Kabupaten Demak, termasuk Grobogan, Pemalang dan Tegal.

Bedasarkan data yang diperoleh BPBD Kabupaten Grobogan, banjir terjadi terjadi di 9 Kecamatan.

Yakni Kecamatan Kedungjati, Tegowanu, Gubug, Purwodadi, Karangrayung, Geyer, Toroh, Pulokulon, Penawangan. 

Banjir disebabkan tingginya curah hujan, dan kiriman air dari hulu sungai Glugu dan Sungai Tuntang mengakibatkan luapan sungai yang berdampak ke pemukiman. 

Kecamatan Kedungjati, melanda di Desa Klitikan, Desa Kedungjati, Desa Wates, Desa Jumo, Desa Deras, Desa Kalimaro. Ketinggian air mencapai 20-30 sentimeter, dan berangsur surut. 

Kecamatan Tegowanu, melanda Desa Tajemsari menggenangi jalan perkampungan dan rumah warga. Desa Sukorejo menggenangi jalan perkampungan dan rumah warga 600 KK.

Kecamatan Gubug, melanda Desa Penadaran dsn terdampak Dusun Sasak, Dusun Tegalrejo, Dusun Bantengan, dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter. 

Kecamatan Purwodadi, melanda Kelurahan Purwodadi, Jagalan Selatan, Banaran berdampak 10 KK banjir, Kebondalem 8 KK banjir, Kemasan, Jetis berdampak 20 KK, Simpang Utara berdampak 10 KK, Kelurahan Kalongan berdampak di Perumahan Permata Hijau Kalongan, Desa Karanganyar, Dusun Karangasem, Desa Ngraji. 

Kecamatan Karangrayung, melanda Desa Karangsono,  Desa Mojoagung, Dusun Krasak akibat tanggul sungai jajar jebol air masuk ke pemukiman warga.

Kecamatan Geyer, melanda di Desa Bangsri, berdampak di Dusun Getas, Geneng berdampak 3 rumah terendam.

Kecamatan Toroh, melanda Desa Tambirejo menggenangi beberapa rumah dan jalan desa, Desa Krangganharjo.

Kecamatan Pulokulon, melanda Desa Karangharjo, Dusun Legundi akibat luapan sungai Peganjing berdampak 30 orang evakuasi mandiri. Berikutnya banjir di Kecamatan Penawangan, melanda Desa Leyangan.

Sedangkan di Kabupaten Demak, melanda di Desa Kalisari,nmenggenangi Jalan Utama Desa Kalisari dengan ketinggian air di Jalan 20-55 sentimeter. Ketinggian air di Pemukiman 10-40 sentimeter.

Rumah terdampak 400 Unit Rumah. Warga terdampak 400 KK, 1.200 Jiwa. Sawah terdampak seluas 200 Hektare. Tempat Ibadah terdampak, 4 Masjid. Tempat Pendidikan terdampak ada 7 Unit Sekolah. 

Desa Sayung, banjir menggenangi Jalan Desa Sayung dengan ketinggian air di Jalan 20-65 sentimeter dan ketinggian air di Permukiman 5-40 sentimeter. 

Rumah terendam 958 Unit Rumah. Warga terdampak sebanyak 1.232 KK 4.090 Jiwa. Tempat Ibadah terdampak 15 Unit. Tempat Pendidikan terdampak 6 Unit. Sawah terdampak 87 Ha.

Kecamatan Bonang, Desa Tridonorejo, menggenangi jalan raya Demak Bonang tepatnya di Desa Karangmlati perbatasan Bonangrejo dengan ketinggian air 5-15 sentimeter sepanjang 1 Kilometer.

Penyebab tingginya curah hujan dan air laut pasang yang menyebabkan air tidak bisa mengalir ke sungai.

Banjir juga terjadi di wilayah Kabupaten Pemalang, akibat hujan deras mengguyur kawasan hulu. Dampaknya, air Sungai Rambut pada Senin (16/2/2026) pagi. 

Akibatnya, Desa Lawangrejo, Tambakrejo, Bojongnangka, Wanamulya dan Banjarmulya mengalami banjir dan ratusan rumah terendam. 

Selain itu, Pantura Perbatasan Tegal Pemalang juga mengalami banjir Senin (16/20/2026). Banjir disebakan, guyuran hujan deras dan mengakibatkan air sungai Plawangan meluap hingga mengenai jalur Pantura wilayah Kedungkelor, Kabupaten Tegal. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Banjir di Jawa Tengah #Banjir Pemalang #Banjir di Tegal #Banjir di Grobogan #Banjir Demak