
RADARSEMARANG.ID, Sukoharjo– Gelombang olahraga lari sedang melanda Jawa Tengah. Hampir setiap pekan, berbagai kabupaten dan kota menggelar ajang lari yang selalu dipadati peserta.
Fenomena ini tidak hanya menandai meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, tetapi juga menunjukkan bagaimana event olahraga telah berkembang menjadi penggerak ekonomi daerah melalui sport tourism dan pemberdayaan UMKM.
Fenomena tersebut kembali terlihat pada Sukoharjo Spektakuler Run 2026 di kawasan Sentra Niaga The Park Mall Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (19/7/2026).
Sebanyak 2.000 pelari memenuhi kategori 5 kilometer dan 10 kilometer. Tingginya animo membuat kuota peserta habis jauh sebelum hari pelaksanaan sehingga panitia menutup pendaftaran lebih awal.
Sukoharjo menjadi satu dari sederet daerah di Jawa Tengah yang sukses menggelar event lari dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya telah digelar Rupiah Borobudur Playon di Magelang, Dieng Caldera Race di Wonosobo, hingga Kebumen Geopark Trail Run.
Masing-masing menawarkan karakter lintasan berbeda, namun membawa misi yang sama, yakni membudayakan olahraga sekaligus memperkenalkan potensi daerah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang turut berlari pada kategori 5K bersama putranya, Mohammad Alif Daffa, menilai, maraknya event lari merupakan sinyal positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat.
Menurutnya, olahraga lari kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup baru yang berkembang hampir di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




