Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemprov Jateng Luncurkan Jelantah jadi Rupiah, per Liter Dibeli Rp 7000

A
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj.Nawal Arafah Yasin,M.S.I,meluncurkan Gerakan Minyak Jelantah Jadi Rupiah, Jumat (17/7/2026).
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj.Nawal Arafah Yasin,M.S.I,meluncurkan Gerakan Minyak Jelantah Jadi Rupiah, Jumat (17/7/2026).

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang -  Program Gerakan Minyak Jelantah Jadi Rupiah yang digerakkan melalui PKK dan Posyandu ini untuk mendorong ekonomi sirkular berbasis rumah tangga, sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan kesehatan. 

Kegiatan yang selaras dengan program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen tersebut, diluncurkan dalam Kick Off Meeting Gerakan Minyak Jelantah Menjadi Rupiah, di Wisma Perdamaian Kota Semarang, Jumat (17/7/2026). 

Advertisement

Tampak hadir, Direktur PT BioSirkular Inovasi Indonesia Dicka Dwi Candra, Direktur PT Gapura Mas Lestari (GML) Rano Rusdiana, dan Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang M Aries Aviani.

Nawal mengatakan, gerakan ini menjadi langkah kolaboratif untuk mengubah limbah rumah tangga menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, program itu juga diharapkan mampu memperkuat perekonomian keluarga.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menggunakan minyak goreng secara berulang hingga menghitam. Padahal, kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Di sisi lain, pembuangan minyak jelantah secara sembarangan, juga dapat menyebabkan pencemaran serta mengganggu ekosistem lingkungan.

Advertisement

Berkaca dari kondisi tersebut, TP PKK Jawa Tengah menggandeng PT BioSirkular Inovasi Indonesia dan PT GML, untuk mengembangkan program pengelolaan minyak jelantah berbasis masyarakat. 

Nawal menekankan, pengelolaan minyak jelantah menjadi sumber daya bernilai ekonomi membutuhkan kolaborasi multipihak, terutama keterlibatan keluarga sebagai aktor utama.

 

"Keberhasilan pengelolaan limbah minyak jelantah ini sangat bergantung sekali pada kesadaran dan partisipasi keluarga, terutama para ibu sebagai pengelola rumah tangga," tegasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Program Alfamart Sahabat Posyandu Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

Program Alfamart Sahabat Posyandu Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

Alfamart bersama Sweety kembali melanjutkan kolaborasi yang telah berjalan sejak tahun 2023 melalui program Alfamart Sahabat Posyandu pada periode Juli hingga September 2026.

Dosen Untidar Dampingi Pengurus Bank Sampah Gunungpring Magelang Benahi Tata Kelola, Bidik Pasar Wisata Religi

Dosen Untidar Dampingi Pengurus Bank Sampah Gunungpring Magelang Benahi Tata Kelola, Bidik Pasar Wisata Religi

Produk daur ulang boleh punya pasar, tetapi usaha komunitas sulit tumbuh jika transaksi, biaya, stok, dan pembagian hasil masih tersebar di banyak catatan.

Pemprov Jateng Raih Rekor MURI, Kumpulkan 31 Ribu Liter Minyak Jelantah dari 60 Ribu ASN

Pemprov Jateng Raih Rekor MURI, Kumpulkan 31 Ribu Liter Minyak Jelantah dari 60 Ribu ASN

Pemprov Jateng meraih rekor MURI setelah 60.680 ASN mengumpulkan 31.032 liter minyak jelantah senilai Rp217,2 juta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer