Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kejam! Seorang Anak Tega Bunuh Ibu Kandungnya dengan Garpu Sawah, Diduga Mempunyai Masa Lalu Kelam

Aris Hariyanto • Kamis, 16 Mei 2024 | 02:01 WIB
Kondisi pelaku setelah diamankan petugas usai membunuh ibu kandungnya sendiri, serta alat bukti berupa garpu sawah.
Kondisi pelaku setelah diamankan petugas usai membunuh ibu kandungnya sendiri, serta alat bukti berupa garpu sawah.

RADARSEMARANG.ID - Seorang anak remaja tega membunuh Ibu kandungnya sendiri di Sukabumi.

Diketahui korban bernama Ibu inas (43), warga Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi.

Ia ditemukan tewas dengan kondisi berlumur darah setelah dibunuh anak kandungnya, Rahmat alias Herang (25) pada Senin (13/5) sore.

Insiden pembunuhan tersebut viral di media sosial setelah videonya beredar luas di media sosial.

Menurut informasi yang diperoleh, korban dihabisi di dalam kamar rumah oleh pelaku menggunakan garpu sawah.

Insiden pembunuhan ini diketahui warga pada Selasa (14/5) sekitar pukul 04.00 WIB setelah pelaku memberi tahu tetangga.

Saat ditanya kenapa berlumuran darah, dia menjawab baru bunuh ibunya, kemudian dia minta tolong untuk dibunuh.

Mendengar jawaban pelaku, warga segera bergegas mengecek ke dalam rumah, dan dikagetkan melihat korban berlumur darah.

Kemudian warga melapor ke polisi, sampai akhirnya pelaku ditangkap sekitar pukul 08.00 WIB.

Alat bukti berupa sebuah garpu sawah tersebut juga dibawa bersama pelaku ke Mapolres Sukabumi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pelaku dikabarkan memiliki masa lalu kelam.

Ayahnya pernah dituduh sebagai dukun santet dan tewas di tangan massa yang marah.

Meski demikian, ada dugaan bahwa pelaku tidak dibelikan sepeda motor, namun hal tersebut belum dikonfirmasi sebagai motif utama.

Warga setempat menggambarkan Herang sebagai individu yang sering terlihat linglung dan memiliki perilaku yang tidak stabil.

Menurut warga, perilaku si pelaku yang tidak menentu sempat menimbulkan kekhawatiran, meskipun ia tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal atau narkoba.

Sementara itu, pihak kepolisian iketahui akan memanggil seorang psikolog untuk memeriksa keadaan mental pelaku.

Tujuannnya untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengalaman traumatis masa lalunya yang kelam dengan perilaku kejam yang ia tunjukkan.

Editor : Baskoro Septiadi
#PEMBUNUHAN #media sosial #garpu sawah #sukabumi #psikolog #anak membunuh ibu kandungnya #NARKOBA #kriminal