Ricuh di Luar Pengadilan Tipikor Semarang, Pendukung Sudewo Jebol Pagar Minta Nobar Vonis

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Suasana sidang putusan Bupati Pati Sudewo berbeda antara ruang sidang dan luar pengadilan. Di dalam ruang sidang Cakra Pengadilan Tipikor Semarang, sidang berjalan tenang. Pengunjung dibatasi, meski seluruh kursi penuh.
Sedangkan di luar pengadilan, massa pendukung Sudewo ribut. Ketegangan terjadi sesaat antara pendukung dengan aparat kepolisian.
Meski sudah dibatasi dengan pagar, namun massa berupaya menerobos masuk. Bahkan mereka merobohkan pagar blokade. Diketahui pagar blokade dipasang sejak bundaran Jalan Suratmo hingga kawasan depan BKSDA Jawa Tenga. Berbeda sebelumnya hanya di depan Pengadilan Tipikor saja.
Melihat kondisi itu, personel kepolisian yang berjaga siap siaga. Mereka berusaha mempertahankan pagar pembatas.
Tak disangka, aksi itu ternyata dilakukan karena massa ingin meminta monitor untuk menyaksikan siaran langsung melalui YouTube. Hal itu dilakukan karena akses masuk ke kompleks pengadilan dibatasi.
Untuk meredam situasi memanas itu, dua petugas Pengadilan Negeri Semarang akhirnya datang membawa sebuah monitor.
Mereka menerobos kerumunan dan berjalan menuju massa di depan Gedung BKSDA Jawa Tengah.
Monitor itu kemudian ditempatkan di tengah jalan tempat para pendukung Sudewo berada.
Cara itu menjadi jitu karena massa mendapatkan fasilitas untuk mengikuti perkembangan sidang tanpa harus berada di dalam gedung pengadilan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




