alexametrics

Noni Belanda Tanpa Kepala di Sudut Mapolsek Ambarawa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Sejumlah kendaraan bekas kecelakaan teronggok di salah satu sudut Mapolsek Ambarawa.

Kendaraan-kendaraan itu merupakan barang bukti kecelakaan yang terjadi di Ambarawa, Bandungan, Bedono, dan sekitarnya. Tempat penyimpanan tersebut berada di kawasan rumah penduduk dan asrama Polsek Ambarawa.

Meski lokasinya persis di pinggir jalan raya, namun tak mengurangi kemistisan tempat tersebut. Beberapa warga maupun pedagang pernah mengalaminya.

Bangunan Mapolsek Ambarawan merupakan peninggalan kolonial Belanda. Tak heran jika kerap ada penampakan noni-noni tanpa kepala.

Seperti yang dialami Ahmad. Malam itu dia sedang duduk di gazebo Polsek Ambarawa. Tiba-tiba dia dikagetkan dengan kemunculan noni Belanda tanpa kepala.

Jantung Ahmad pun berdetak semakin cepat. Namun ia mencoba mengatur detak jantungnya dan berinteraksi dengan mahkluk tersebut. Intinya, noni meminta Ahmad mencarikan kepalanya yang hilang.

Baca juga:  Bikin Pangling, Ini Wajah Baru Terminal Mangkang

“Dia adalah korban pemerkosaan, kemudian kepalanya dipenggal saat sedang mandi,” ceritanya.

Tidak tahu harus berbuat apa, Ahmad pun hanya bisa berdoa. Hingga akhirnya sang noni pun menghilang.

Tak hanya noni Belanda, Ahmad sering melihat sosok tinggi, hitam dan besar (Genderuwo) di bawah pohon mangga.

Penampakan terjadi bukan hanya sekali dan malam saja. Terkadang mereka juga menampakan diri saat siang.

Seperti yang dialami Ana, pemilik warung kopi di depan lokasi angker ini. Dia juga kerap mendapat curhatan dari beberapa pengunjung tempat penyimpanan kendaraan bekas kecelakaan tersebut. “Wujudnya seram sekali. Sepertinya korban kecelakaan,” katanya.

Kejadian aneh juga kerap terjadi ketika ada kendaraan habis kecelakaan diletakkan di tempat tersebut.

Baca juga:  Bocah Asal Brangsong Kendal Kesulitan Berobat ke RS karena Punya Tunggakan BPJS

Selama tiga hari terdengar suara gonggongan anjing, baiasanya dini hari. Padahal tidak ada warga yang memelihara anjing. Selain itu, lampu dan klaksonnya sering menyala sendiri. “Ada juga yang melihat truknya goyang-goyang sendiri,” ujarnya.

Asep pedagang lain, juga pernah dikejutkan dengan sosok perempuan dengan gamis panjang, rambut terurai, di bawah pohon beringin.

Tepat di dekat kendaraan bekas kecelakaan. Sosok itu melambaikan tangannya. Tatapannya kosong, muka pucat dan hancur. “Padahal waktu itu baru pukul sembilan pagi,” kata pedagang siomai itu.

Penampakan di siang bolong juga dialami warga sekitar. Warga yang enggan menyebutkan namanya itu, bercerita, anaknya ketakutan sampai menangis ketika melihat sosok anak-anak gundul bermain di areal kendaraan bekas kecelakaan.

Baca juga:  Ada Penampakan Noni Belanda di Gedung Tua Vereenigde Javasche Houthandel Maatschappij Semarang

“Padahal saat itu hanya ada anak saya, saya dan penjual siomay saja. Sontak saya langsung membaca istighfar dan bergegas pulang,” ujar seorang pembeli dengan muka ketakutan. (mg20/mg16/zal)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya