alexametrics

Serem! Wanita Ini Melihat Motor Melintas dengan Pocong Berdiri di Jok Belakang

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Bus mangkrak yang yang digunakan untuk sarana latihan di Lapangan Tembak Kodam IV, Tembalang, konon kerap menyala sendiri. Lampunya menyoroti gelapnya malam.

Namun, ketika warga yang melihat mendekat, mesin bus dan lampu mati kembali. Itu hanya secuil cerita mistis di kawasan tersebut. Masih banyak kesaksian warga sekitar yang bikin bulu kuduk berdiri.

Selain difungsikan sebagai tempat latihan menembak, kawasan tersebut juga kerap untuk kegiatan perkemahan anak-anak SMA, dan menjadi pilihan spot para fotografer melakukan sesi pemotretan.

Akses menuju ke Lapangan Tembak bisa dibilang agak sulit. Jalurnya curam. Jalannya tidak rata dan berlubang. Kawasannya masih belantara.

Malam itu (21/9/2021), udara Semarang cukup dingin. Maklum, habis diguyur hujan deras. Tanah di sepanjang jalur menuju Lapangan Tembak belum sepenuhnya kering. Suasananya sangat hening. Gelap.

Tak satu pun pengendara melintas. Membuat merinding. Namun wartawan koran ini tetap melanjutkan perjalanan, karena penasaran dan ingin mengulik kisah mistis dari warga sekitar.

Baca juga:  Tergerus Banjir, Rumah Warga Blancir Amblas

Singkat cerita, wartawan koran ini berhenti di salah satu warung kopi. Mengulik kisah mistis Lapangan Tembak dari si penjual.  Namanya Suut.

Wanita 60 tahun itu, sudah banyak mengalami kejadian mistis selama berjualan di kawasan tersebut. Menurutnya, cerita yang kerap dialami warga sekitar adalah bus rongsok yang menyala sendiri.

“Bus yang sudah lama dibiarkan di Lapangan tembak tersebut tiba-tiba menyala, lampunya menyorot. Warga yang melihat, penasaran dan menghampiri, namun tiba-tiba bus tersebut kembali mati,” ujar Suut.

Ia sudah terbiasa dengan kejadian mistis di kawasan tersebut. Kegiatannya berjualan hingga larut malam membuatnya bersahabat dengan kondisi sekitar. “Awalnya ya takut, tapi sekarang sudah terbiasa,” ujarnya.

Baca juga:  Wali Kota Semarang Jadi Kandidat Peraih Satyalancana Pembangunan

Lapangan Tembak yang dulunya bernama Wiyu ini, kata Suut, juga sempat dihebohkan dengan penampakan kepala menggelinding. Orang menyebutnya gundul pringis atau pecingis.

Sosok makhluk halus tersebut sangat ditakuti oleh warga jika hendak menuju ke Lapangan Tembak. Terlebih medan menuju Lapangan Tembak menurun. Sehingga kepala itu menggelinding dari atas hingga ke bawah, dengan kondisi berlumuran darah. Bahkan kejadian kecelakaan kerap disangkutpautkan dengan makhluk halus.

Salah satu satu korban kecelakan di depan RSND (Rumah Sakit Nasional Diponegoro) pernah mengaku kepada Suut. Korban merasa jalan yang dilihat lurus padahal berbelok-belok. Lalu ada juga yang mengaku melihat wanita menyeberang, sehingga jatuh karena menghindarinya.

“Yang tidak terlupakan adalah saat itu saya sedang duduk santai di depan warung bersama anak saya. Tiba-tiba melihat motor melintas dengan pocong berdiri di jok pemboncengnya. Dulu sempat terekam,” kenangnya.

Baca juga:  Bikin Deg-Deg-Serr, Ada Penampakan Wanita Berbaju Putih di Hutan Tinjomoyo

Pernah juga suatu ketika suaminya tengah memperbaiki gerobak jualan, tiba-tiba saja baut-baut diletakkan di atas meja hilang. Ia pun mendengar suara tertawa seorang anak kecil.

Merasa diganggu, ia pun melampiskan amarahnya dengan melontarkan kata-kata yang menunjukan kekesalannya. Alhasil baut-baut yang hilang kembali, sekilas terlihat bayangan anak kecil seperti tuyul berlari menjauh sembari tertawa.

“Saya sebagai pemilik warung juga kerap dilihatkan sosok makhluk halus tersebut. Mulai dari kejahilan tuyul, gendruwo, semua sudah pernah saya temukan,” kata Suut.

Lapangan Tembak Undip menjadi sebuah tempat yang dikenal angker tetapi tidak menghalangi para pengunjung datang  untuk melihat pemandangan indah Kota Semarang dari sana. Kehidupan kita dan makhluk tak kasat mata memang berdampingan, maka dari itu kita harus bisa saling menghargainya. (mg9/mg15/zal)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya