alexametrics

Siti Nurkhalimah, Temukan Kepuasan saat Membuat Tulisan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Masuk di jurusan keagamaan tak membuat Siti Nurkhalimah, 22, minder mendalami ilmu jurnalistik dan tulis menulis. Mahasiswi semester enam Jurusan Studi Agama-Agama di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo ini terus berusaha menggali ilmu melalui organisasi pers mahasiswa di fakultasnya. Yaitu, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora.

Menurutnya, ilmu jurnalistik justru penting untuk mengembangkan ilmu agama-agama yang dipelajari. Materi yang diberikan lebih dalam tergali. “Saya merasa ada kepuasan tersendiri ketika membuat tulisan. Dan saya yakin ke depannya itu, dalam dunia tulis-menulis dan jurnalisme ini memiliki peluang yang baik di jurusan saya. Sebagai pengasah skill di luar materi kuliah,” ucapnya.

Ima –sapaan akrabnya– mulai mendalami dunia jurnalistik sejak kuliah semester pertama pada 2019. Melalui pendalaman materi kejurnalistikan, ia merasa bahwa pikirannya lebih terbuka dalam melihat peristiwa. Tidak asal men-judge seseorang dan sebuah peristiwa. Ilmu itu ia dalami lewat organisasi Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Idea.

Baca juga:  Ninimas Sakti Kinasih, Kuliah sambil Bisnis Kuliner

“Sekarang masanya internet, semua serbacepat. Informasi cepat disebarkan entah benar atau tidak. Saya merasa beruntung, sekarang bisa lebih jeli memilah dan melihat informasi yang rancu di dunia maya,” tuturnya.

Kepenulisan merupakan salah satu ilmu yang tak banyak dikuasai mahasiswa maupun dosen. Tidak semua orang yang punya prestasi di bidang akademik bisa membuat suatu tulisan yang terbaca. Menyampaikan aspirasi, mendeskripsikan sesuatu, hingga menerangkan berbagai hal dengan bahasa yang mudah dipahami. Tidak membingungkan pembaca.

“Menurut saya itu salah satu hal penting. Karena tugas mahasiswa salah satunya adalah menulis karya ilmiah. Ilmu jurnalistik ini membantu saya dalam menggapai hal tersebut,” ujarnya.

Saat ini, beberapa karya jurnalistik sudah dibuatnya. Mulai materi buletin yang mengkritik mahasiswa dan kampus, hingga artikel, dan pemberitaan di website Persma. Melalui ilmu jurnalistik, ia juga senang membuahkan tulisan opini-opini terkait isu-isu terkini.

Baca juga:  Annisa Ingin Bangun Sekolah Gratis

“Tak hanya menulis, saya juga senang menata tulisan, memadukannya dengan gambar, ilustrasi, dan desain. Karenanya, saya ikut andil menyajikan karya jurnalistik sebagai layouter,” tandasnya. (yan/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya