alexametrics

Kholidatus Sa’adah, Ekspresikan Diri lewat Kesenian

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kholidatus Sa’adah tertarik dengan dunia teater sejak SMP. Menurutnya, teater itu bukan hanya pertunjukan yang menyajikan cerita. Tetapi ada makna tersirat di dalamnya untuk mengolah rasa di tubuh manusia.

Saat aktif di ekstrakurikuler teater SMP, ia pernah membawakan naskah berjudul “Layla Majnun” karya guru pembimbing teater MTs Negeri Wonosobo Ahmad Yusuf.

Namun selepas SMP, ketertarikannya justru berpindah ke bidang seni tari. Awalnya, dia hanya penasaran saja. Tapi lama-lama dia merasa nyaman belajar seni tari dan semakin memperdalam.

“Menurut aku, tari itu unik, kelihatanya cuma gerak-gerak seperti pada umumnya, namun di dalam setiap gerakan tari itu mempunyai makna yang dalam,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca juga:  Vera Oktaviana, Keberuntungan Berkat Doa Ibu

Ida –sapaan akrabnya,- bukan berasal dari keluarga yang mempunyai bakat seni. Tetapi, dia bersyukur kedua orangtuanya membebaskan mengikuti kegiatan seni asalkan tetap memenuhi kewajibannya belajar.

Ida melanjutkan pendidikannya di Universitas Sains Alquran Wonosobo. Selama kuliah, dia semakin memperdalam seni tari dengan bergabung di Teater Banyu.
“Akhirnya sampai jenjang perkuliahan pun saya tetap tertarik dengan seni. Saya masuk Teater Banyu Wonosobo sejak 2018. Saya memilih masuk divisi tari, di sini saya tidak hanya belajar tari tradisional, tapi saya juga tari modern. Alhamdulillah beberapa kali saya bisa ikut perform,” tutur dara kelahiran 9 September 1999 ini.

Di Teater Banyu, ia tidak hanya belajar tari, tapi juga belajar keaktoran, belajar musik, dan belajar seni rupa. Ia mengaku sangat bersyukur bisa masuk dan menjadi bagian keluarga besar Teater Banyu. Ada dua naskah teater yang masih sangat berkesan bagi Ida, yaitu berjudul Ini Juang Kami dan Kisah Sang Penari. Menurutnya, dua naskah tersebut memberikan kesan mendalam tentang perjuangan dan kehidupan seorang penari.

Baca juga:  Dwi Jeliati, Lebih Percaya Diri lewat Tulisan

“Alhamdulillah saya bisa bergabung dan banyak belajar di Teater Banyu. Saya sering diberi kesempatan untuk mengekspresikan diri saya melalui kegiatan-kegiatan di Teater Banyu,” tutup putri bungsu dari tiga bersaudara ini. (din/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya