alexametrics

Brillyan Octavia Porte, Berjiwa Seni dan Sosial

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Brillyan Octavia Porte memiliki jiwa seni sejak duduk di bangku SD. Dara kelahiran 1 Oktober 2002 itu tak tanggung-tanggung memiliki banyak bakat di bidang seni. Mulai menyanyi hingga memainkan sejumlah alat musik. Di antaranya, memainkan gitar, keyboard, dan piano.

“Dulu saya lebih sering ikut lomba non akademik dan lebih ke bidang seni, seperti menyanyi, vokal grup, paduan suara, lomba alat musik keyboard dan piano, jadi memang saya minatnya di situ,” ujar gadis yang akrab disapa Oka ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Mahasiswi semester 4 Fakultas Kedokteran Umum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang ini telah menorehkan sejumlah prestasi berkat bakat yang dimiliki. Ia pernah menjuarai beberapa perlombaan di tingkat kota, provinsi, dan nasional. Seperti juara III solo vokal FLS2N tingkat Kota Semarang, meraih gold trophy piano competition, gold medal pada Brawijaya Choir Festival kategori mix and youth female, Gold Prize Indonesia Music Celebration, dan beberapa perlombaan di bidang seni lainnya.

Baca juga:  Safira Budhy Rahmadani, Tekuni Pencak Silat

“Saya juga pernah ikut lomba macapat. Dari situ dapat pengalaman jadi sinden di TVRI karena kebetulan guru lomba saya itu dalang. Saya juga berkesempatan jadi Duta Tari di Singapura mewakili Indonesia, saat saya umur 11 tahun,” katanya bangga.

Meski mengalir darah seni dari orang tua, Oka mengaku sempat belajar musik otodidak. “Awalnya, saya belajar otodidak, akhirnya sejak kelas 1 SD ikut les keyboard dan nyanyi,” ujar gadis asal Semarang ini.

Tak pernah bisa diam, di kampus Oka juga aktif di berbagai organisasi, seperti Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Medical Voice, Asblab Kimia, LPM, serta CIMSA (Center for Indonesian Medical Student Activities). Di sisi lain, kegiatan sosial juga diikutinya. Di antaranya, menjadi relawan DDV (Dompet Dhuafa Volunteer) dan Dedukasi Kesehatan Gerakan Masyarakat.

Baca juga:  Cintai Gitar Klasik

“Dengan padatnya kegiatan saya, yang paling penting itu melakukannya sesuai skala prioritas. Sebisa mungkin fleksibel, tetapi tetap bertanggung jawab penuh dengan tanggungan serta risiko yang sudah saya ambil,” katanya. (mg4/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya