alexametrics

Ratih Kumala Sari, Bisnis Buket hingga Doodle Art

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ratih Kumala Sari termasuk mahasiswi kreatif. Di sela kuliah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, ia juga menekuni bisnis buket bunga, gift box, doodle art, dan outfit.

Ratih -sapaan akrabnya-mengaku, telah menekuni bisnis itu sejak semester tiga. Hidup jauh dari orang tua membuatnya harus berputar otak untuk mencari uang tambahan. Dara cantik kelahiran 1999 ini tidak ingin merepotkan kedua orang tua hanya untuk membeli buku dan keperluan lainnya.

Ia terinspirasi merintis bisnis buket ketika melihat temannya berjualan buket yang diposting di Youtube. Dari situ, mahasiswi jurusan Manajemen Bisnis Syariah (MBS) ini mulai membuat buket sendiri.

“Awalnya aku lihat postingan temen yang jualan buket. Dari situ aku tertarik untuk ikut-ikutan. Pertama sih lihat di Youtube dan kerja sama dengan temanku, terus aku posting, ehh banyak yang suka,” kenangnya.

Baca juga:  Perempuan Harus Bisa Kelola Medsos

Selain membuat buket bunga, ia juga menerima pesanan buket snack. Satu buket bunga minimal dibandrol dengan harga Rp 10 ribu tergantung rumitnya pesanan. Sementara untuk buket uang dibandrol Rp 300 ribu.

“Harga buket sih macam-macam, tergantung pesanannya. Paling mahal itu buket uang. Untuk jasanya saja Rp 300 ribu, tergantung berapa lembar uang yang akan ditempel,” jelasnya.

Gadis yang hobi menggambar ini juga kerap menerima orderan doodle art, gift box dan outfit. “Untuk doodle art ketika saya tidak mampu melayani, biasanya saya lempar ke teman dan dibuat custom. Bukan gambar tangan, tapi didesain. Alhamdulillah, mereka masih pada mau,” ujar putri pasangan Sugito dan Mahrudah ini. (cr4/aro)

Baca juga:  Retno Dwi Kuntari, Aktif Jadi Relawan PMI

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya