alexametrics

Fanny Soegi, Urip Iku Urup Jadi Falsafah Bermusik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, NAMA Fanny Soegi sudah sangat familiar bagi dunia tarik suara di Kota Semarang. Ia merupakan vokalis Band Indie Soegi Bornean. Wanita cantik kelahiran 7 September 1999 ini, sudah bercita-cita sebagai penyanyi sejak masih belia. Meski sudah sering tampil memukau di hadapan publik, gadis cantik satu ini ternyata memiliki sifat asli pemalu.

“Sampai sekarang sifat pemalu itu masih ada, justru untuk menepis rasa malu datang dari temen-temen sekitarku,” kata Fanny kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia mengatakan, sejak kecil mempelajari vokal secara otodidak. Dulu, sebelum bergabung dengan Soegi Bornean, Fanny merupakan penggemar band mocca. Setelah masuk bangku kuliah, akhirnya ia bertemu teman-teman musik satu frekuensi. Semakin hari, lewat kegigihannya untuk terus belajar ia pun menemukan jati dirinya lewat genre musik folk.

Baca juga:  Elvira Artamevia Navolany, Keluar dari Zona Nyaman

“Semakin bertambahnya usia, aku banyak belajar genre musik folk. Sebelum bertemu Soegi Bornean, sudah banyak belajar,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, berawal dari teman nongkrong, akhirnya ia bersama Erick, selaku manager, didukung Ilyas dan Damar mempunyai ide untuk mendirikan band beraliran indie folk.
Menjadi ciri khas, setiap kreativitas yang dituangkan Fanny bersama group band yang digawanginya, sering menggunakan kata diksi mengikuti ekspresi jiwa.

“Setiap lirik dalam lagu itu sudah natural. Akupun masih mengasah kata diksi menjadi sebuah lirik untuk mencari kosa kata yang tepat,” ungkapnya.

Tak jarang, Soegi Bornean menuangkan kata diksi penuh makna sebagai penyedap untuk menemukan rasa dari sebuah karya.

Baca juga:  Ervina Yulia Sari, Separo Hidupnya untuk Wushu

Kecintaannya terhadap dunia musik yang disertai mimpinya untuk terus maju, membuatnya ingin menjadi inspirasi. Ia pun memiliki falsafah hidup “Urip Iku Urup” bermakna menjadi berharga bagi orang lain tanpa memandang sebagai prestasi.

“Aku percaya bahwa setiap orang lahir itu punya sesuatu dan sudah menjadi kewajiban bagi setiap manusia. Setidaknya bisa menginspirasi bagi sesama,” ucapnya. (cr3/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya