alexametrics

Aisyah Jadi Influencer Berkat Organisasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,Berorganisasi menjadi salah satu cara untuk mengasah skill. Dari organisasi, kadang seseorang bisa mendapat sesuatu hal yang sulit diraih dengan usaha sendiri. Itu dialami Aisyah, mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo.

Gadis yang akrab dipanggil Ais ini tak seperti mahasiswi kebanyakan yang memiliki hobi travelling, membaca, bahkan menulis. Dara kelahiran Brebes ini memiliki hobi berorganisasi.

Pengalamannya terjun ke dunia organisasi dimulai sejak masih SMP (2016). Waktu itu, ia terpilih menjadi Wakil Ketua Osis SMP Negeri 1 Ketanggungan, Brebes.

“Saya suka banget berorganisasi. Karena banyak ilmu dan pengalaman yang didapat. Dan saya pernah keliling daerah berkat organisasi,” kata mahasiswi semester 1 ini saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (31/10).

Baca juga:  Victoria Yovita, Nikmati Jadi Auditor, Modeling, Influencer

Baginya, melalui organisasi, ia bisa menjadi apapun dan mengenal siapa pun. Itu pernah dialaminya ketika menjadi pengurus Pimpinan Cabang IPPNU Kabupaten Brebes. Bahkan ia juga mendapat banyak relasi dan prestasi dari organisasi yang diikutinya.

“Nah, melalui organisasi juga saya bisa mengabdikan diri kepada masyarakat. Dan bisa tahu kisah mereka,” ujar putri pasangan Mustain dan Inawati ini.

Gadis 18 tahun ini juga telah menjadi seorang influencer serta model kecantikan. Itu telah ditekuninya sejak kelas 11 SMA.

Ia tak menyangka, jika ada seorang dokter di daerahnya yang menawarkan kerja sama untuk mempromosikan sebuah produk. Dengan senang hati, Ais menerima tawaran itu. Selain itu, ia juga didukung oleh 6 ribu followers-nya di Instagram.

Baca juga:  Anis Nurul Ngadzimah, Ingin Punya Perpustakaan Mini

“Alhamdulillah, itu karena ada rekomendasi dari salah satu senior saya di organisasi. Dan beliau (dokter) percaya kepada saya untuk mempromosikan produknya,” jelas gadis yang memiliki prinsip bisa bermanfaat bagi orang lain ini.

Ais berharap, di usianya yang masih muda, ia ingin terus berorganisasi. Terlebih ia bisa berkhidmat di organisasi ke-NU-an yang ditekuninya. “Sekaligus ngalap barokah sesepuh NU,” tandasnya. (dev/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya