alexametrics

Meilina, Apresiasi Diri dengan Traveling

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Traveling menjadi salah satu cara untuk healing atau penyembuhan diri dari luka batin. Itu dilakukan Meilina sebagai apresiasi diri ketika selesai mencapai target.

Usia 20-an menjadi masa bagi remaja untuk menghadapi quarter life crisis. Biasanya dalam masa itu akan muncul kehawatiran, kecemasan, serta rasa takut menghadapi sesuatu hal.

“Semasa itu saya merasa sangat down. Bahkan vakum ikut lomba dan berkegiatan, karena trauma terhadap kegagalan,” ujar Meilina kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Diceritakan Meilina, dirinya pernah mengalami kegagalan ketika mengikuti lomba baca puisi. Ia merasa malu lantaran langsung didiskualifikasi ketika sedang membacakan puisi.

“Mental saya down. Karena banyak orang menyaksikan. Saya didiskualifikasi karena salah membacakan puisi karya orang lain,” jelas gadis yang sedang menyelesaikan skripsi di Universitas Tidar itu.

Baca juga:  Muna Sungkar, Dosen Unissula yang Produktif Menulis Buku, Pengalaman Traveling pun Dibuat Buku

Dari pengalamannya itu, ia memiliki trauma yang mendalam. Bahkan, selama setahunan ia menutup diri dari apapun. Meski terlihat sepele, nyatanya apa yang telah dialaminya membuat Meilina terpuruk. Kemudian ia mencoba menyembuhkan luka batin itu dengan jalan-jalan sekaligus menulis puisi.

“Sekarang saya sudah bisa mengatasi trauma itu. Dengan jalan-jalan, kemudian saya menulis puisi,” ungkap gadis yang puisinya tergabung dalam beberapa antologi itu.

Bahkan melalui healing dan kegemarannya menulis puisi, ia berhasil menetaskan sebuah karya. Yakni, kumpulan puisi Pentas Waktu yang baru saja terbit.

“Saya gak nyangka. Melalui iseng nulis puisi sekarang bisa jadi buku,” katanya.

Ia berpesan, agar jangan menyerah dengan keadaan. Cobalah hal baru atau sembuhkan diri sendiri dengan cara masing-masing. Itu bisa menjadi sebagai ajang peningkatan kualitas diri. Karena setiap orang memiliki keistimewan masing-masing.

Baca juga:  Viony Dhea Faradillasari Asyik Jadi Reporter Kuliner

“Ketika akan melakukan sesuatu, jangan dipikirkan itu gagal atau tidak. Tapi fokuslah dan pasrahkan sama Tuhan,” tandasnya. (cr8/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya