alexametrics

Ong Jessita Setyaningrum, Bisnis Fashion Man

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Berawal menjadi reseller, kini Ong Jessita Setyaningrum sudah memiliki toko fashion man sendiri. Usahanya ini dirintis setelah lulus kuliah di Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang.

Fashion man dipilih lantaran masih jarang orang yang buka usaha ini. Ia memanfaatkan peluang hingga menjadikannya sukses seperti sekarang.

“Dulu mikirnya jualan produk apa ya yang jarang orang jualan? Jarang ada fashion pria, untuk kemeja, kaos celana panjang, tas gitu. Jarang ada one stop shopping untuk pria. Padahal pria juga suka dan butuh shopping. Jadi jualan fashion pria,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Perjalanan bisnis Ryosuke Men Fashion –nama tokonya– dimulai pada 2013. Meski harus bersaing dengan online shoping (olshop) baru, namun ia tetap optimistis. Hal ini sekaligus menjadi tantangan bagi Jessita untuk terus mengembangkan usahanya. Ia tetap konsisten, dan tidak pantang menyerah.

Baca juga:  Terkenang Aksi Demo saat Kuliah

Menurutnya, kendala dalam bisnis sekarang adalah persaingan dengan e-commerce, hingga mengakibatkan terjadinya perang harga. Namun ia tidak ikut perang harga, tapi lebih meningkatkan value. Sebab, dengan perang harga, justru akan menimbulkan image produk murahan, dan orang jadi gengsi mau pakai.

Selain meningkatkan value barang-barang yang dijual, ia juga memperbanyak iklan melalui semua media sosial. “Sekarang kan ada ke Tiktok dan Youtube. Jadi, istilahnya harus mengikuti zaman. Banyakin stok dan iklan. Masalah hasil pasti mengikuti. Tetap berusaha dan berdoa,” ujar pemilik akun Instagram Jessita Ryosuke ini.

Saat merintis usahanya, gadis kelahiran Semarang, 26 Agustus 1992 ini sempat diragukan oleh orang tuanya. Awalnya, ia hanya menjual 6-12 potong. Namun ia optimistis bisa menggapai keinginannya menjadi sukses. ” Puji Tuhan sekarang mobil sudah kebeli. Rumah on the way beli,” katanya.

Baca juga:  Dina Zahrotun Ni’mah, Lebih Peka dengan Bermain Teater

Bisnisnya itu, ia kerjakan sendiri. Mulai dari order barang, edit foto, iklan, penjualan, balas chat, layani pelanggan, hingga packing order. Berkat kegigihannya, yang semula menjadi reseller, kini Jessita punya puluhan reseller. Tersebar di seluruh Indonesia. “Reseller dari setiap pulau ada seperti Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Kalau customer sampai Sulawesi dan Papua juga,” jelasnya.

Nantinya jika sudah menikah, Jessita ingin memiliki partner yang mendukung bakat dan passion-nya. Ia bakal membuka lagi warung makan Ryosuke Kitchen yang sempat menjadi salah satu usahanya. “Pengin bisa usaha autopilot, jadi bebas melakukan hobi yang disukai,” harapnya. Di sela kesibukannya berbisnis, ia juga menjadi konten kreator dan influencer. (ifa/aro)

Baca juga:  Hobi Masak Makanan Vegan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya