alexametrics

Dhiajeng Chintyaminastiti, Jadikan Rasa Minder sebagai Motivasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Perasaan minder tak menjadi alasan bagi Dhiajeng Chintyaminastiti untuk berhenti melangkah. Ia justru menjadikan rasa minder sebagai motivasi untuk meraih prestasi. Terbukti, gadis yang sehari-hari menjadi penyiar radio di Kota Semarang ini sukses meraih penghargaan sebagai peserta terbaik pertama Duta Jamu Aman 2021 Jawa Tengah.

Didi –sapaan akrabnya—mengaku, sebelumnya ia tidak memiliki rencana untuk mengikuti kompetisi yang diselenggarakan BPOM Jateng tersebut. Saat itu, ia mendapatkan undangan dari dosennya agar menjadi delegasi program studinya dalam kegiatan tersebut. Meskipun orang tua sempat tidak mengizinkan, Didi tidak patah semangat.

“Awalnya dosenku minta tolong ke aku untuk menjadi perwakilan prodi. Tapi, saat itu orang tuaku nggak mengizinkan. Soalnya acaranya bertepatan dengan UAS, dan aku juga sudah cukup sibuk dengan kegiatan organisasi dan kepanitiaan. Tapi Puji Tuhan, akhirnya orang tua menyetujui setelah aku coba menjelaskan bahwa ini kesempatan emas,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Baca juga:  Dahlia Angel Juarai Indonesia Menari

Mahasiswi Farmasi Universitas Diponegoro (Undip) ini mengaku, tujuannya mengikuti Duta Jamu Aman 2021 Jawa Tengah bukan untuk menjadi terkenal. Tapi, ia hanya ingin membanggakan dan memberikan kebermanfaatan bagi sekitar.

“Waktu itu, aku juga sempat ragu, karena peserta lain mayoritas mahasiswa tingkat akhir yang pastinya lebih kompeten. Tapi aku nggak berhenti. Aku yakin melalui ajang ini, aku bisa aktualisasi diri dalam hal public speaking dan bermanfaat buat banyak orang,” katanya.

Bagi Didi, prestasi yang diperoleh itu bukanlah pencapaiannya sendiri, melainkan juga ada keterlibatan banyak pihak. “Prestasi ini hasil kerja sama banyak pihak. Terutama dukungan dan doa dari orang tua, juga support dari teman-temanku,” tutur peserta terbaik Training Moderator dan MC 2021 Undip ini.

Baca juga:  Hikmawati Fajri Devi, Lulus Kuliah tanpa Skripsi

Ia mengungkapkan, banyak pelajaran diperoleh setelah mengikut kompetisi Duta Jamu Aman 2021 Jawa Tengah. “Memang nggak semestinya kita merasa nggak bisa melakukan sesuatu. Karena praduga itu sebenarnya hanya pikiran kita saja. Kenyataannya kita kok melampaui batas-batas yang ada,”katanya. (mg10/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya