alexametrics

Elystia Rini, Jadi Surveyor Penuh Tantangan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Sarjana ilmu politik UIN Walisongo Semarang ini aktif sebagai surveyor di lembaga survei sejak masih kuliah. Tercatat sudah beberapa lembaga survei diikuti Elystia Rini. Di antaranya, Lembaga Survei Indonesia dan Litbang Kementerian.

Gadis yang akrab di panggil Elys ini mengaku, saat masih kuliah dulu harus pintar-pintar membagi waktu antara kuliah dan kerja. Karena beberapa minggu sekali ia harus muter ke kota dan provinsi lain untuk melakukan survei.

Semua itu, ia atur dengan baik. Sehingga awal 2020, ia bisa lulus kuliah. Awalnya, pada 2017, ia hanya mengambil tempat survei di Kota Semarang. Tahun berikutnya, ia dipercaya untuk memegang survei di area Jateng.

Baca juga:  UIN Walisongo Lakukan Rukyatul Hilal di Empat Lokasi

Saat itu, bertepatan dengan pemilihan gubernur. Berawal dari itu, pada 2019 bertepatan dengan pilpres, ia semakin sibuk karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

Mulai survei elektabilitas, survei dapil, quick count, dan exit poll. Dari situ, ia merambah bekerja untuk survei di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Sekarang ia lebih sering ikut survei di Jakarta.

Ia bercerita, sebelum pandemi, survei dilakukan langsung ke lapangan. Menurutnya, hal itu menjadi tantangan tersendiri. Tak jarang, ia mendapat tempat di pelosok desa. Di situ, ia harus siap menjelaskan terlebih dahulu tentang tema yang disurvei. Sedangkan kalau di Kota besar, ia harus bersabar jika ditolak oleh orang yang akan disurvei.

Baca juga:  Kuliah sambil Bisnis Nasi Kebuli

“Harus sabar, dan belajar cara berbicara yang baik agar mudah diterima,” ujarnya.

Ia mengaku, menyukai pekerjaan ini. Karena bisa bertemu dengan masyarakat. Mendapat pelajaran dan cerita dari mereka, serta menambahkan relasi. Dari sekian tema survei yang dijalani sejak 2017,menurutnya, yang paling menarik adalah survei Pilpres 2019. Saat itu, antusias masyarakat sangat tinggi. Selain itu, survei dengan tema tentang potret kenakalan dan kriminalitas remaja di Indonesia. Survei ini bekerja sama dengan Osaka University Jepang.

Saat masa pandemi, pekerjaan survei masih berjalan. Namun metodenya berbeda. Sekarang sering dilakukan melalui media sosial. Lewat itu juga jangkauan surveinya bisa lebih besar. Dulunya terbatas di pulau Jawa, sekarang sampai ke berbagai pulau di Indonesia. Harapannya, ke depan ia ingin terus berkontribusi kepada negara melalui riset dan survei. Selain itu, ia ingin melanjutkan kuliah S2. “Ini sudah mau daftar, dan semoga bisa lulus magister,” harapnya. (cr7/aro)

Baca juga:  Orasi Ilmiah di UIN Walisongo, Dahlan Iskan Beber Tantangan Berat Kampus Islam

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya