alexametrics

Bunaya Ratu Hapsari, Kagumi Pemimpin Wanita

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, SEJAK duduk di bangku SMP, jiwa kepemimpinan Bunaya Ratu Hapsari mulai terbentuk. Bermula saat mengikuti ekstrakurikuler (ekskul) Paskibra di SMP dulu.

“Dari paskibra membentuk saya baik mental maupun fisik, dan tentunya juga mengajari bagaimana cara memimpin, bekerja sama, dan berorganisasi,” kata Bunaya Ratu Hapsari
kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dari situlah akhirnya menguatkan dirinya maju hingga terpilih dalam pemilihan Ketua OSIS SMA Negeri 10 Semarang.

Dara kelahiran Semarang 7 Mei 2004 ini mengaku, setelah menjadi pengurus OSIS, ia memperoleh banyak manfaat. Seperti menambah relasi, pengalaman, dan lainnya.

Selain menjadi Ketua OSIS, putri pasangan Edi Widjanarko dan Sri Dewi Indrajati ini juga menjadi atlet taekwondo, dan duta gerakan Jo Kawin Bocah.

Baca juga:  Guru Matematika yang Jago Nyanyi

“Saya kagum dengan para pemimpin wanita, karena tentunya untuk menjadi pemimpin itu bukan hal yang mudah, dan belum tentu semua orang bisa menjadi seorang pemimpin,” ucap siswi kelas 12 MIPA yang akrab disapa Naya ini.

Menurut Naya, sekarang ini sudah kesetaraan gender. Di mana semua orang memiliki hak yang sama, baik pria maupun wanita. Karena itu, kita tidak boleh memandang sebelah mata pemimpin wanita. Karena, menurutnya, berhasil atau tidaknya sebuah kepemimpinan bukan dilihat dari gender, tetapi dari hasil dan kerja kerasnya. (cr5/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya