alexametrics

Anastasia Desti Putri, Bangga Tampil di Panggung Besar

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Sejak usia tiga tahun, Anastasia Desti Putri sudah suka bernyanyi. Berawal dari situ, orang tuanya lantas memasukkan Tasya -sapaan akrabnya- ke les musik. Puncaknya, Tasya memberanikan diri mengikuti audisi Pop Academy Indosiar, salah satu ajang pencarian bakat menyanyi. Ketika itu, ia membawakan lagu lawas Symphony Yang Indah milik Bob Tutupoly.  Berkat kegigihannya, dan kualitas suara yang dimiliki, Tasya bisa mencicipi panggung besar.

“Lolos audisi online masuk 40 besar, dan Alhamdullilah-nya bisa sampai enam besar,” katanya bangga.

Tasya menyebut, keberhasilannya tak lepas dari berusaha, berlatih, dan berdoa. Ia menyadari, tantangannya sangat besar, apalagi banyak pesaing yang memiliki kualitas suara lebih bagus. Sehingga ia harus rajin berlatih, dan harus mengevaluasi diri untuk bisa lebih baik.

Baca juga:  Cita Rasa Kopi Berasal dari Hati

Selama menjadi peserta Pop Academy 2020, tantangan tersulit sewaktu ia diminta membawakan lagu berirama ngebeat sambil dance atau disebut sing and dance. Ia harus pandai mengatur nafas dalam bernyanyi sekaligus ngedance. Demi menjawab tantangan itu, ia mengaku meningkatkan latihan karena hanya diberi waktu enam hari.

“Waktu itu, saya nyanyi lagu Ratu Sejagad. Alhamdulillah berhasil, dan mendapat standing ovation dari dewan juri, Soimah, Cakra Khan, dan Diana Putri,” ujarnya.

Ia mengakui, selama mengikuti audisi kerap dihinggapi rasa kangen dengan keluarga, dan suasana rumah. Sebab, selama empat bulan di asrama, ia hanya bisa berhubungan melalui videocall.  Kendati demikian, ia sangat senang, karena bisa mendapatkan banyak pengalaman yang berkesan. Bertemu dengan para coach penyanyi ibu kota, juri, serta peserta lain yang hebat.

Baca juga:  Yashinta Chindy Insyira, Belajar Tari Sejak TK

“Di sana bisa belajar menjadi penyanyi yang lebih baik dan benar, bisa banyak bertemu orang-orang hebat, dan banyak menginspirasi aku untuk terus mengejar mimpiku, dan menjadi penyanyi yang hebat,” katanya.

Dara kelahiran Semarang, 22 November 2004 ini mengaku pernah insecure. Hal tersebut tak lain karena bersaing dengan peserta yang memiliki suara bagus dan hebat. Namun demi meraih juara di kompetisi, ia punya cara menghilangkan insecure dengan lebih percaya diri sendiri, dan yakin pasti bisa.

Siswi kelas 11 SMA PL Don Bosko Semarang ini sekarang tergabung dengan band D’absolute sejak tiga tahun lalu. Juga band t&a sejak setahun terakhir. Ke depan, ia ingin menjadi penyanyi yang sukses seperti Raisa, idolanya. (ifa/aro

Baca juga:  Pengen Peran Antagonis

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya