alexametrics

Liana Anaba, Prihatin Maraknya Pernikahan Dini

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Liana Anaba adalah Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Demak 2020. Aktivitasnya sebagai Duta Genre membuka matanya tentang isu-isu dan permasalahan remaja. “Pada awalnya saya hanya mengetahui sedikit, tapi setelah terjun langsung saya jadi banyak belajar agar bisa memberi manfaat,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Liana mengaku tidak hanya memberi materi saja, tapi juga praktik langsung. “Remaja sekarang kalau cuma dikasih materi masih kurang ngena,” tuturnya.

Ia senang jika bisa saling tukar pikiran tentang masalah yang dihadapi generasi muda. Liana menjadi semakin membaur dengan remaja lewat program Genre Curtime yang digagasnya. Ini adalah program curhat permasalahan hidup bagi remaja.

Baca juga:  Sering Timbulkan Perselisihan Berujung Perceraian

Ia mengaku paling berkesan saat menangani remaja yang kena bipolar dan broken home. Mereka yang frustasi bahkan hampir malakukan hal-hal yang negatif. Sebagai Duta Genre, Liana mampu menjadi tempat bersandar bagi remaja tersebut. Sifatnya yang humbel, supel, dan mudah akrab membuat Liana disukai banyak orang.

“Saya juga heran, kenapa mereka bisa seterbuka itu sama saya, dan mau menerima saran serta solusi dari saya” katanya.

Dalam memberikan saran dan solusi, ia tidak boleh sembarangan. Ada pendamping dari psikolog. Sebagai Duta Genre, ia mengajak anak muda menghindari triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) yakni pernikahan dini, seks pranikah, dan napza.

Ia mengaku prihatin di Demak kasus pernikahan dini masih marak sebagai hasil dari seks bebas ataupun faktor ekonomi. “Saya selalu mengajak anak muda untuk tidak dulu menikah dini karena efeknya banyak,” pesannya. (cr2/aro)

Baca juga:  Gawat! Angka Pernikahan Dini Meningkat, Rata-Rata Karena Seks Pranikah

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya