alexametrics

Arfanisa Fadia Firdausi, Sukses Bisnis Baju Thrift

Artikel Lain

RDAARSEMARANG.ID, KECINTAANNYA pada dunia fashion telah mengantarkannya pada bisnis ini. Bermula dari menjual pakaian second miliknya sendiri melalui online, Arfanisa Fadia Firdausi tak menyangka bahwa pembelinya akan seramai itu. Ia pun lanjut menjual pakaian second orang lain yang biasa disebut thrift. Deyak –sapaan akrabnya– menjual baju thrift sejak satu tahun yang lalu, di mana saat itu tren pakaian thrift sedang naik daun.

“Pada saat itu kan thrift memang lagi ramai, meskipun belum terlalu heboh seperti sekarang, akhirnya aku coba peluang di situ,” jelas Deyak kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (2/3).

Saat itu, bisnis thrift memang belum begitu digandrungi seperti sekarang. Deyak yang merasa sudah memiliki pasarnya sendiri mulai mencari supplier thrift dari orang lain, dan melanjutkan bisnis yang awalnya iseng-iseng tersebut. Ia pun membeli baju thrift untuk dijual kembali dari hasil berjualan pakaian bekasnya pribadi. Bisa dibilang, ia memulai bisnis ini tanpa modal.

Baca juga:  Jatuh Bangun Rintis Usaha sejak Mahasiswa, Rela Jual Motor Demi untuk Tambahan Modal Usaha

“Karena waktu itu aku takut terlalu rugi banget, dan nggak mau ambil risiko terlalu tinggi. Jadinya, aku mengeluarkan modal yang sedikit. Ternyata ramai banget, dan responnya bagus,” tutur gadis 21 tahun ini.

Meski sudah berbisnis, putri pasangan Sukono dan Suratin ini tetap mengutamakan pendidikannya di Administrasi Publik Undip. Baginya, bisnis adalah hobi, dan pendidikan nomor satu. Menurutnya, kunci dari kuliah sambil berbisnis adalah dengan membagi waktu secara cermat.

“Pintar-pintar bagi waktu aja, dan mengerti tanggung jawab,” tandasnya. (mg1/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya