alexametrics

Salma Lubna Fazzata, Menjaga Attitude

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menjadi seorang model rias pengantin tak hanya dilihat dari penampilan fisik. Tapi, bagi Salma Lubna Fazzata, menjadi seorang muse atau model rias pengantin, attitude atau kesan baik yang ditinggalkan kepada semua klien sangat penting.

“Syarat utama bagi seorang muse, biasanya MUA (make up artist) melihat dari attitude-nya. Yang penting harus sopan dalam bertutur dan berperilaku,” kata Salma kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (1/2).

Tak heran, gadis kelahiran 8 November 2000 ini banyak menerima tawaran pekerjaan menjadi model make up rias pengantin. “Di akun Instagram milikku @salmafn.muse banyak yang minta aku jadi model make up rias pengantin,” ujarnya.

Salma mengaku, menjadi model make up rias pengantin berawal saat menjadi salah satu model make up class yang digelar MUA terkenal Kota Semarang, Devinta Suryandari.

Baca juga:  Esti Utomo, Dari Pramugari ke Bisnis MUA

“Awalnya, aku ikutan mendaftar di Devin Modelling class punya Mbak Devinta. Sejak itu, aku banyak menerima tawaran kerja sama jadi model rias para MUA di Kota Semarang,” ujarnya.

Salma tak setuju dengan anggapan bahwa menjadi seorang model itu mudah. Karena bagi gadis yang genap berusia 20 tahun ini, semua perempuan di dunia memiliki karakter dan keunikannya masing-masing, tidak bisa disandingkan antara satu dengan yang lainnya.

“Setiap perempuan itu cantik dengan keunikan masing-masing sih. Tapi, menurutku cakep doang nggak menjamin orang itu bakal terus dipakai jadi model kalo attitude-nya jelek,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, menjaga attitude penting bagi setiap model. “Karena kalo attitude-nya bagus, pasti orang yang memakai jasa kita bakal seneng, dan dipakai terus,” tutup Salma. (mg2/aro)

Baca juga:  Nia Trisminanti, Tak Takut Lagi Pegang Ular

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya