alexametrics

Fitri Alfiana, Tak Minder Kuliah di Teknik Mesin

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pengalaman kuliah Fitri Alfiana begitu mengesankan. Dia menjadi perempuan pertama di jurusan Teknik Mesin Universitas Tidar (Untid) Magelang. Ketika masuk pada 2015, Fitri menjadi mahasiswa perempuan semata wayang di angkatannya.

Fitri memilih kuliah di jurusan teknik mesin karena menurutnya menyenangkan. Selain terkenal solid, kuliah teknik mesin membuatnya bisa belajar banyak. Mulai dari manajemen industri, proses produksi, hingga kewirausahaan. Prospek ke depan bagi lulusan teknik mesin juga menurutnya bagus. Sebab, selalu dibutuhkan di dunia industri.

Namun, karena fakultas teknik masih identik dengan laki-laki, Fitri pun menemukan lika-liku tersendiri. Ada banyak suka-duka yang ia rasakan. Fitri merasa senang karena belajar lebih mandiri. Ia merasa tidak boleh mengandalkan teman laki-laki saat praktikum. Katanya, agar ketika mengerjakan skripsi sudah bisa sendiri.

Baca juga:  Siti Kumawati, Selalu Enjoy, Bersyukur, dan Menikmati

“Pas kuliah juga mudah dihafal dosen. Kalau dukanya ya nggak ada teman waktu makrab atau masa orientasi mahasiswa dulu. Jadi pas nginep nggak bisa leluasa, malam cuma di tenda saja,” kata Fitri kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (4/1).

Meski menjadi satu-satunya perempuan, tidak lantas membuat Fitri merasa minder. Selama kuliah, dari sisi kemampuan dia tidak tertinggal dengan teman-temannya. Malah, ketika wisuda Oktober 2019 lalu, dia menyandang predikat sebagai lulusan terbaik di jurusannya. “Kalau untuk kerja juga sama saja, nggak kalah kok sama cowok,” ujarnya. (cr3/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya