alexametrics

Marchya Lidya Sitinjak, Ekspresikan Diri lewat Komik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Memiliki bakat corat-coret adalah sebuah karunia Tuhan yang sangat berharga bagi Marchya Lidya Sitinjak. Gadis kelahiran Jakarta, 29 Maret 2000 yang kini menempuh program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini mulai menapaki jejaknya di dunia seni sejak usia tiga tahun. Dari hobinya yang suka corat coret dan mewarnai, dara yang akrab disapa Marchya ini berhasil mengantongi beberapa penghargaan. Tak hanya itu, berkat terinspirasi dari beberapa seniman luar dan dalam negeri, mendorongnya untuk selalu berkarya. Kini, Marchya menjadi salah satu kreator muda di kanal web-comic ternama, Webtoon.

Ketekunannya dalam menggambar ia buktikan dengan selalu berlatih dan mengikuti beberapa perlombaan bergengsi. Hasilnya, dalam dua tahun terakhir, ia berhasil mengantongi dua penghargaan secara berturut-turut. Marchya berhasil meraih penghargaan satu dari sepuluh keator terbaik dalam Lomba Komik ‘Jaga Privasimu’ yang diadakan oleh Kreavi dan Google Indonesia. Karyanya berhasil dipamerkan dalam acara Mini Virtual Exhibition yang digelar oleh Kreavi pada 2019 lalu.

Baca juga:  Agnes Indah Riyadi, Semakin Diremehkan, makin Perkuat Mental

Di tahun ini, Marchya juga berhasil menyabet penghargaan sebagai juara tiga dalam perlombaan desain karakter ‘Champion Bootcamp’ yang digelar oleh Datascript, 1percent Studio, dan Wacom Indonesia. “Puji Tuhan, di tahun 2020 ini saya menjadi satu-satunya perwakilan Kota Semarang untuk maju di Champion Bootcam, dan berhasil pulang dengan membawa predikat juara tiga,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kini, mahasiswi semester lima ini juga menjadi salah satu kreator komik di Webtoon. Terhitung sejak April 2020 hingga sekarang, gadis bertalenta itu berhasil menciptakan 15 episode pada komik Student’s Talk! di Webtoon dengan kurang lebih 23 ribu pembaca.

Bagi Marchya, menggambar adalah cara mengekspresikan diri secara kreatif dan unik. Dengan komiklah, Marchya mampu mengekspresikan diri melalui cerita-ceritanya, dan menyelaraskan kisahnya itu lewat karakter-karakter ciptaannya secara visual dan artistik. Melalui karyanya juga, Marchya ingin dikenal sebagai komikus yang dapat menghibur para pembacanya dengan gaya karakter dan alur ceritanya yang fresh.

Baca juga:  PAMERAN SENI KONSTELASI BENDA

“Saya berharap agar generasi muda tidak pernah lelah untuk belajar dan sadar bahwa kita semua itu unik. Kita semua harus berani memulai. Pencarian jati diri tidak mudah ditemukan begitu saja,” ujarnya. (mg16/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya