alexametrics

Belva Aulia Putri, Ajak Mengenal Potensi Diri

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Setiap anak yang lahir pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Saat tumbuh berkembang mereka akan mengalami proses penentuan. Apakah dapat sukses atau justru gagal karena tidak dapat mengolah hal tersebut.

Hal inilah yang menarik perhatian Belva Aulia Putri. Aktivis Forum Anak Jawa Tengah ini aktif mendorong anak zaman now untuk dapat berpikir kreatif dan berprestasi dengan segala hal yang mereka punya.

Belva- sapaan akrabnya- menuturkan, kunci sukses berprestasi bagi anak adalah dengan lebih dulu mengenal diri sendiri. Hal tersebut penting. Sebab, dengan mengetahui potensi diri, anak dapat memaksimalkan kelebihan yang mereka punya. Dan tidak terlalu ngoyo untuk mendapat hasil terbaik pada kekurangan mereka. Sehingga mereka menjadi lebih fokus mengasah kelebihan diri agar lebih bisa, jago, dan mantap.

Baca juga:  Brillyan Octavia Porte, Berjiwa Seni dan Sosial

“Misalnya, kalau saya tertarik di gambar, digital art dan desain grafis, tapi tidak bisa bernyanyi. Jadi saya tidak terlalu menekuni dunia tarik suara, karena memang saya tidak bisa,” ujar bungsu dari dua bersaudara ini.

Setelah anak jago dengan keahlian masing-masing, ia mengajak mereka untuk dapat berbagi pengetahuan dengan sesama. Serta keluar dari zona nyaman. Untuk dapat menantang diri menjadi lebih baik. Bisa dengan mengikuti lomba atau proyek. Menurutnya, hal tersebut sangat membantu untuk meningkatkan potensi anak.

Seperti dirinya yang pernah merasakan manfaat setelah mengikuti proyek open donation untuk masyarakat terdampak Covid-19. Meskipun hasilnya tidak seberapa, namun perjuangan dan rasa bahagia membantu sesama dapat menjadi kenangan tidak terlupakan. “Bisa juga kita berbagi melalui sosial media. Caranya dengan membagikan konten inspiratif yang dapat memberikan energi positif bagi sesama,” lanjut gadis 16 tahun ini.

Baca juga:  Syahla Salsabilla, Buka Usaha di Tengah Pandemi

Di atas semua itu, gadis asli Surakarta ini menekankan perlu adanya peran orang tua untuk dapat mengarahkan bakat anak. Bukan malah memaksakan kehendak mereka pada sang buah hati. Karena ia percaya setiap anak lahir dengan membawa kelebihan berbeda yang tidak bisa dipaksakan. Dan suatu saat nanti dapat berbuah manis dan bermanfaat untuk anak itu sendiri.

“Entah nanti bermanfaat untuk diri sendiri atau orang lain, yang pasti setiap anak pasti dapat menuai buah manis dari kemampuan mereka tanpa ada paksaan menjadi seperti yang orang lain inginkan,” pungkasnya. (akm/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya