alexametrics

Dari Duta Kampus ke Duta Wisata

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Menjadi duta wisata Jawa Tegah tidak pernah terbesit di benak Pramita Lulu Febriuna Putri. Pasalnya, alumnus Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini mengaku memiliki sisi tomboy dalam dirinya. “Karena aku lebih ke tomboy gitu anaknya, santai, dan nggak suka dandan. Karena dipaksa, sampai akhirnya mau dan malah menang, terus maju di tingkat universitas,” cerita dara 23 tahun ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Awalnya, Lulu – sapaan akrabnya– mengikuti ajang duta kampus dan duta fakultas di Unnes terlebih dahulu. Karena prestasi itu, dirinya mendapatkan dorongan dari para seniornya di kampus untuk mengikuti ajang Pemilihan Denok Kenang Kota Semarang. Di ajang tersebut, ia menyabet juara. Lalu ia diminta maju ke tingkat Jawa Tengah dalam ajang Pemilihan Mas Mbak Jawa Tengah.

Baca juga:  Demi Hobi Piknik, Ikuti Ajang Duta Wisata

Di ajang tersebut pun, ia kembali menorehkan prestasi. “Jadi, setelah ikut duta kampus, ada orang yang menyarankan ikut ajang Denok Kenang Kota Semarang, Alhamdulillah dapat juara dan diminta dinas buat maju ke provinsi, dan Alhamdulillah di provinsi bisa mendapat Juara 2 Mas Mbak Jawa Tengah,” tuturnya.

Menurutnya, torehan prestasi tersebut tidak luput dari support yang diberikan oleh teman dan keluarganya. Ia menceritakan seabrek persiapan yang dilakukan saat mengikuti ajang Mas Mbak Jawa Tengah. Di antaranya, mempersiapkan materi khususnya terkait pengetahuan destinasi wisata di Jawa Tengah. Dari situlah, dirinya memperoleh ilmu baru, yaitu semakin mengenal destinasi wisata di Jawa Tengah.

Selain pengetahuan tentang wisata, kecakapannya dalam berbahasa asing juga menjadi poin penilaian dalam ajang Mas Mbak Jawa Tengah tersebut. “Juga attitude dan table manner juga menjadi penilaian dalam kompetisi ini. Karena pada akhirnya nanti duta wisata akan aktif dan sering berinteraksi dengan orang-orang, tidak hanya dari Indonesia, tapi juga mancanegara,” katanya.

Baca juga:  Imellya Ayu Pangestu, Semangat Berbisnis di Tengah Pandemi

Dukungan keluarga, khususnya orangtua, menjadi semangat tersendiri dalam meraih prestasi tersebut. “Keluarga terutama orangtua sangat mendukung,” ujarnya.

Menurutnya, sikap demokratis orangtuanyalah yang membuat ia bisa berprestasi. Di mana orangtuanya tidak mengekang atau mengharuskan dirinya menjadi apa. Semua keputusan diserahkan kepada dirinya. “Yang penting di jalan yang benar. Malah teman-teman dekat tuh yang support suruh aku ikut duta wisata sampai Puteri Indonesia,” katanya.

Karena segudang prestasi itu, pemilik akun Instagram @lulufebriuna ini sekarang berkarir sebagai non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Disporapar Jawa Tengah. (ewb/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya