alexametrics

Curi Waktu untuk Istirahat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, MENJALANKAN kuliah sembari kerja dirasa bukan hal mudah. Hanya saja, terkadang kedua hal ini memang harus dikerjakan secara bersamaan. Tentu karena berbagai alasan. Seperti yang dilakukan Adela Sukmawati.

”Dari awal sebenarnya inginnya langsung kuliah ketika lulus sekolah. Tapi karena tidak ada biaya, ya sudah kerja dulu baru kuliah. Sekarang kuliah sembari kerja,” ujar mahasiswi Fakultas Teknologi Hasil Pertanian Universitas Semarang angkatan 2018 ini.

Kuliah sembari bekerja memang memberikan tantangan baginya untuk membagi waktu. Perempuan kelahiran 22 November 2000 ini, harus pandai-pandai membagi antara waktu kerja dengan kuliahnya. Belum lagi, untuk mengerjakan tugas-tugas dari kampus.

”Untuk yang ini biasanya pas malam, pulang kuliah gitu, saya langsung ngerjain tugas. Kalau tidak begitu, biasanya pas hari libur kerja biasanya saya manfaatkan untuk mengerjakan tugas dari kampus,” ujar perempuan yang gemar mendengarkan lagu-lagu Shawn Mendes ini.

Baca juga:  Elly Tri Istiyani, Belajar Public Speaking dari Organisasi

Rutinitas seperti ini dirasa sangat menguras waktu dan tenaganya. Dalam hal waktu, ia harus berpuasa untuk sekadar hang out bersama teman-temannya hingga ia benar-benar menemukan waktu yang tepat. Tidak hanya itu, dengan keluarga ia juga menjadi jarang memiliki waktu bersama.

”Karena memang waktu saya sudah habis untuk kerja dan kuliah. Tapi ya memang ini yang harus dijalani,” ujar perempuan yang menyukai segala jenis makanan ini.

Meski waktunya habis untuk kuliah dan kerja, ia tetap memperhatikan kesehatan badannya. Di tengah kesibukan kuliah dan bekerja, ia selalu mencuri-curi waktu untuk istirahat. Biasanya saat siang hari, sekalipun hanya sebentar. Saat jeda bekerja dan kuliah. ”Lumayan. Kalau tidak seperti itu, badanku tidak kuat,” ujar perempuan yang hobi mendaki gunung ini.

Baca juga:  Ervina Yulia Sari, Separo Hidupnya untuk Wushu

Dengan segala bentuk tantangan menuju gelar sarjana ini, Adel merasa senang karena bisa kuliah dengan biaya yang dihasilkannya sendiri. Ia bangga karena bisa memanfaatkan hasil jerih payahnya untuk biaya pendidikan tanpa harus membebani orang tua.

”Pokoknya jangan sia-siakan masa muda hanya untuk senang-senang saja kalau tidak ingin masa tua jadi susah. Sekarang susah tidak apa, karena saya percaya akan ada bahagia kemudian,” tandasnya.

Adel berharap dapat segera menyelesaikan kuliahnya dan menyandang gelar sarjana dengan predikat cumlaude. Sebab ia ingin membanggakan orangtua dan keluarga dengan hasil usahanya. (sga/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya