alexametrics

Bira Farida Mengaku Suka Ngomong di Depan Orang

Artikel Lain

RADAR SEMARANG.ID, Pengalaman menjadi master of ceremony (MC) mengantarkan Bira Farida Nurul Layli menjadi penyiar radio. Ia mengaku awal menjadi MC sejak masih SMA di acara sekolah. Kemudian berkembang menjadi MC dari panggung ke panggung ketika bergabung dengan Komunitas Rembang Slancers Club (RSC).

“Dari kecil sudah suka gitu kalau disuruh ngomong di depan orang. Jadi enjoy ngejalaninya. Terus bisa menghibur orang. Jadi, MC harus bisa menguasai suasana dan audiens, jadi harus bisa menghibur mereka,” kata dara kelahiran Rembang 22 tahun ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Bira –sapaan akrabnya—mengatakan, karena setiap event berbeda, ia harus menyiapkan materi jauh-jauh hari sebelum manggung.  Ia selalu belajar hal baru dari setiap event. Baginya belajar tidak hanya melulu di kelas, namun juga saat bekerja.

Baca juga:  Archa Bella, Berdayakan UMKM sambil Ngeblog

“Menjadi MC juga sekalian belajar, karena ketika nge-MC di seminar harus bisa tahu materinya biar bisa berkomunikasi dengan audiens,” tutur alumni KPI Fakultas Dakwah IAIN Salatiga ini.

Meski begitu, dara berkacamata ini mengaku pernah kesulitan saat manggung lantaran informasi permintaannya mendadak, kesiapannya kurang. Ia juga pernah di-cancel  karena alasan yang tidak jelas, padahal sudah mengosongkan jadwal. Menurutnya, semua risiko pekerjaannya harus ditanggung karena sudah menjadi pilihan.

“Terkadang berasa jadi sie acara karena ada rundown yang tidak jelas. Bikin bingung MC. Pernah juga acaranya besok, nah hari ini baru ngubungin saya, kan rasanya kurang persiapan gitu,” tuturnya.

Meskipun cita-citanya adalah menjadi travel blogger namun berkat pengalamannya tersebut, mengantarkan Bira menjadi penyiar radio. Bermula dari DJ di Radio Fakultas, Masda Radio, ia kini menjadi penyiar di Radio Surban FM dan Radio Yayasan Hidayah Bangsa.

Baca juga:  Terinspirasi Bisnis Hijab

Ia juga aktif di organisasi kampus. Menurutnya, di organisasi ia juga bisa belajar bagaimana cara menghargai pendapat orang lain, belajar menjadi orang yang sabar dan menahan ego. Hal tersebut akan berimbas pada pekerjaannya yang selalu berhubungan dengan orang lain. (cr5/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya