alexametrics

Pelatih Debat Bahasa Arab

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Bagi sebagian orang, menguasai bahasa asing tidak mudah. Apalagi Bahasa Arab. Namun bagi Chalvia Farra Jihan, Bahasa Arab adalah salah satu bahasa asing yang dikuasainya. Bahkan sejak 2018, ia  sudahmenjadi pelatih debat Bahasa Arab.

“Aku bikin club debatter bahasa Arab, dan Alhamdulillah sampai sekarang masih jalan dan aktif pembelajarannya. Motivasiku jadi pelatih debat karena kampus ini kelak harus bisa melahirkan penerus debatter andal setara international arabic debatter,” kata mahasiswi  semester 7 jurusan Pendidikan Bahasa Arab FTIK IAIN Salatiga ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Gadis yang akrab disapa Jihan ini mengaku belajar Bahasa Arab ketika mondok di Pondok Pesantren Gontor sejak kelas VII SMP hingga XII SMA. Namun menyukai debat baru sejak kuliah semester 2.  “Pertama kalinya aku ikut seleksi debat Bahasa Arab di UPTB IAIN Salatiga buat jadi delegasi lomba debat di acara PIONIR ke VII di Aceh. Waktu itu aku nggak dapat juara, tapi aku senang, karena di pengalaman lomba pertamaku ini sudah langsung ke tingkat nasional yang diikuti oleh 50 universitas Islam di Indonesia. Dan di lomba itu, aku bisa mencapai urutan 6,” terang dara berusia 22 tahun ini.

Baca juga:  Buktikan Diri lewat Prestasi

Berlatih debat dirasa tak mengganggu kuliahnya. Jihan mengatakan, latihan debat dilakukan ketika waktu luang di sela kuliah. Tak ada yang mengajari berdebat, ia mengaku belajar dari melihat video di internet. Baginya, debat lebih sulit daripada pidato Bahasa Arab. “Soalnya orang yang bisa debat itu pasti tahu mana nahwu shorof yang benar dan itu bukan hal yang mudah. Sampai pas lomba debat aku ketemu sama 3 orang hebat yang pinter debat. Terus aku belajar sedikit trik debat dari mereka,” ujarnya.

Meski begitu, yang menjadi kendala ketika debat adalah grogi dengan partner. Tapi, dia memiliki solusi sendiri, yaitu dengan berlatih secara maksimal. Jihan mengatakan, kalau debat juga tergantung partnernya, kalau enak dan bisa diajak kerja sama pasti peluang buat menang itu besar walaupun jam terbangnya belum seberapa.

Baca juga:  Valentin Cynthia Indahwati, Suka dengan Kreasi Pastry

“Percaya diri aja karena kan sudah latihan. Yang penting yakin, berikan yang kita bisa dan jangan tengok kanan kiri. Gitu wes,” tandasnya. (cr5/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya