alexametrics

Olah Makanan Sehat

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Mendapatkan ilmu di perkuliahan, coba diaplikasikan Nafiatur Rosyidah saat mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ya, mahasiswi semester tujuh program studi  S-1 Teknologi Pangan Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip tersebut mengikuti program KKN di Desa Kedungringin, Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang.

“Saat KKN ini merupakan saat yang tepat untuk berbagi pengetahuan kepada masyarakat. Apalagi banyak permasalahan di pedesaan, terutama terkait masalah pengolahan makanan yang sehat,” kata dara yang akrab disapa Novi ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Saat KKN, Novi mengajari ibu-ibu PKK membuat nugget dari bahan nasi, wortel, tahu, ayam, dan seledri yang digunakan sebagai bekal sehat. Bahan-bahan tersebut kemudian diperkaya dengan protein nabati, hewani, serta sayuran. Juga membuat puding dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di desa tersebut.

Baca juga:  Harga dan Stok Pangan Masih Aman

“Pembuatan puding mengunakan bahan jagung yang memang melimpah di sana, sehingga bisa memiliki nilai jual yang tinggi dan menggerakkan ibu-ibu PKK agar produktif karena bisa sebagai usaha UMKM,”jelas dara asal Pati tersebut.

Selanjutnya, sebagai syarat kelulusan ia akan meneliti es krim yang bersumber dari lemak nabati. Penelitian tersebut akan ia ajukan sebagai skripsi. Menurut Novi, selama ini es krim 100 persen dari susu sapi dan mengandung lemak hewani yang tinggi. “Bila dikonsumsi berlebihan akan berbahaya bagi kesehatan, tapi dengan lemak nabati akan lebih sehat,” tuturnya.

Namun es krim yang mengandung lemak nabati akan lebih cepat meleleh atau mencair. Ia pun menyarankan agar menambah bahan lain sebagai bahan penyetabil. “Penambahan hidrokoloit sebagai bahan penstabil. Sehingga tidak cepat cair,” ujarnya. (den/aro)

Baca juga:  Tasya Vivia Andriana, Menyukai Susur Gua

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya