alexametrics

Annisa Ingin Bangun Sekolah Gratis

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN merupakan hak dasar setiap orang. Entah dia kalangan berada ataupun bukan. Namun kenyataannya pendidikan terkadang menjadi hal yang sulit dirasakan oleh kalangan menengah ke bawah. Itulah yang mengetuk hati Annisa untuk dapat membangun sekolah bagi kalangan kurang mampu sehingga dapat setara dan merasakan hal yang sama dengan lainnya.

Pada awalnya dirinya mengaku bukan seseorang yang memiliki jiwa sosial. Namun semua itu berubah ketika dirinya mengikuti kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Cacat Ganda Al-Rifdah. Dari sana ia melihat banyak anak yang kurang kasih sayang dari orang tuanya dan tidak mendapatkan kehidupan yang layak, termasuk pendidikan. Hatinya pun terketuk untuk dapat membantu dan berbagi sedikit kebahagian kepada mereka.

Baca juga:  Catat! Ini Daftar Sekolah Swasta Gratis di Semarang

“Yang paling saya ingat ketika ada anak perempuan yang mengikuti saya dan mencari perhatian. Dia selalu meminta saya untuk bermain dengannya dan menyuapi makan. Setelah saya tanya ke pengurus panti, ternyata anak tersebut merupakan korban kekerasan dan kurang mendapat perhatian dari orang tua. Dari situ saya merasa iba dan bertekad untuk membantu mereka,” ujar gadis yang tengah menembuh studi di jurusan Hubungan Internasional Universitas Diponegoro (Undip) ini.

Setelah kunjungan tersebut, ia mengaku langsung disadarkan oleh Tuhan untuk selalu bersyukur atas apa yang ia punya. Keinginan berbagi kepada sesama semakin kuat. Bahkan ia sempat terpikir untuk menjadi relawan yang dikirimkan ke mancanegara khususnya daerah yang yang mengalami krisis agar dapat membantu mereka. Namun urung dilakukan mengingat kondisi dan waktu yang tidak memungkinkan. Karena itu, untuk mewujudkan tekad kuatnya membantu sesama, saat ini dirinya sedang mempersiapkan bisnis hijab hasil desainnya sendiri.  Uang hasil dari bisnis tersebut bisa digunakan kegiatan amal.

Baca juga:  Wow, Dana Rp 5,4 Miliar untuk Gratiskan 39 Sekolah Swasta

“Dalam waktu dekat saya hendak membuka butik hijab dan pakaian adibusana hasil karya saya sendiri. Nantinya jika bisnis tersebut berkembang uangnya bisa untuk membuat sekolah gratis bagi anak tidak mampu. Sehingga apa yang saya kerjakan tidak hanya menyenangkan diri sendiri, namun juga menyenangkan orang yang kurang beruntung. Sehingga semuanya dapat hidup bahagia,” lanjut gadis yang tinggal di Turus Asri, Tembalang tersebut.

Ia berharap cita-cita membuat sekolah gratis dapat segera terwujud, sehingga akan lebih banyak anak kurang beruntung yang memperoleh hak pendidikan mereka, dan dapat menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan. (akm/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya