alexametrics

Perbaiki Spot Selfie, Gapura Pintu Masuk, dan Tambah Fasilitas

Tidak Ada Pelonggaran Prokes

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Daya Tarik Wisata (DTW) Ketep Pass kembali buka sejak 27 Februari 2021. Sebelumnya, DTW milik Pemkab Magelang ini ditutup karena Gunung Merapi berstatus siaga. Lantas, seperti apa kondisi Ketep Pass kini? Berikut bincang-bincang wartawan Jawa Pos Radar Semarang Riri Rahyuningsih dengan Kepala Bagian Pemasaran Ketep Pass Edwar Alfian.

Sejak DTW dibuka lagi, sehari rata-rata berapa jumlah pengunjung Ketep Pass?
Rata-rata sekitar 500 pengunjung. Di banding sebelum pandemi Covid-19 dan ditutup karena Gunung Merapi statusnya siaga, ini memang belum ada kenaikan.

Apakah ada perubahan atau wahana baru yang ditawarkan?
Kami memperbaiki spot-spot selfie dan fasilitas yang ada. Termasuk memperbaiki gapura pintu masuk. Untuk mengurangi kerumunan, kami tambah fasilitas toilet. Selain itu, sekarang ada fasilitas free Wi-Fi, kami dibantu Diskominfo. Pokoknya waktu tutup kami benahi semuanya.

Baca juga:  Penghargaan Jadi Motivasi untuk Berinovasi

Strategi promosi apa yang dilakukan?

Di media sosial (medsos) kami rutin kerja sama dengan teman-teman admin medsos yang punya banyak follower. Kami juga komunikasi dengan dibantu wartawan. Kalau promosi yang sifatnya ketemu langsung pun akan segera kami lakukan. Promosi online digenjot, tapi kan online saja tidak cukup. Kami mau kerja sama dengan agen biro perjalanan untuk mengadakan fun trip. Kami pilih agen perjalanan dan influencer karena masih pandemi Covid-19, jadi belum bisa melibatkan grup dengan peserta dalam jumlah besar.
Vaksinasi sudah dimulai, apakah ada pelonggaran aturan terkait prokes?
Tidak. Protokol kesehatan 3M harus tetap jalan. Tidak ada pelonggaran. Kapasitas pengunjung juga masih dibatasi maksimal 50 persen. Masih di angka 2.500. Bagi kami pelaku wisata sehat dan pengunjung sehat itu yang nomor satu.

Baca juga:  Pengajuan KPR Tak Menurun, Hingga Agustus 700 Debitur

Apa target Ketep Pass di 2021?

Kami ditargetkan pendapatan sekitar Rp 2,4 milir dari target keseluruhan Dinas Pariwisata sekitar Rp 3,2 miliar. (*/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya