alexametrics

Jateng Dilanda Fenomena Rossby Ekuatorial dan Madden Jullian Oscillation

Waspadai Cuaca Ekstrim

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Beberapa waktu terakhir, Jateng sering dilanda hujan. Sebagian masyarakat mulai mengira saat ini sudah masuk musim peralihan. Lantas bagaimana sebenarnya penjelasan terkait peristiwa hujan yang terjadi saat ini? Berikut wawancara wartawan Jawa Pos Radar Semarang Dewi Akmalah dengan Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang Achadi Subarkah Raharjo.

Mengapa Jateng, khususnya Semarang akhir-akhir ini sering terjadi hujan?

Saat ini di Indonesia termasuk di Jateng sendiri terpantau ada aktivitas Gelombang Atmosfer. Yang biasa disebut Rossby Ekuatorial atau fenomena pergerakan sistem konvektifitas udara di atmosfer yang berpropagasi ke arah barat dan melewati wilayah Indonesia dan Madden Jullian Oscillation atau fenomena pergerakan sistem konvektifitas udara di atmosfer yang berpropagasi ke arah timur dan melewati wilayah Indonesia. Dimana kombinasi dua fenomena tersebut memberikan kontribusi pada peningkatan massa udara basah yang mendukung terbentuknya awan-awan hujan. Inilah yang membuat wilayah Jateng kadang-kadang sudah terjadi hujan beberapa waktu terakhir.

Baca juga:  Waspada Kekerasan pada Anak saat Belajar Jarak Jauh

Tidah hanya hujan ringan, di Semarang sendiri hujan turun lumayan lebat. Apakah sudah memasuki masa peralihan?

Ya, fenomena ini dapat menyebabkan cuaca ekstrim. Dimana memiliki potensi terjadinya puting beliung, angin kencang, hujan lebat disertai kilat, petir, hujan es dan masih banyak lainnya. potensi cuaca ekstrim ini akan menghantam Jateng selama tiga hari ke depan. Mulai tanggal 27 sampai 29 September.

Apa yang perlu dilakukan masyarakat terkait potensi cuaca ekatrim tersebut?

Tetap waspada dan mitigasi dini terhadap bencana yang mungkin terjadi. Sebab fenomena ini dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

Terkait pergantian musim, kapan Jateng akan memasuki musim penghujan?
Menurut perkiraan kami bulan Oktober sebagian daerah Jateng sudah mulai memasuki musim penghujan. Dan bertahap sampai akhirnya memasuki puncak pada bulan Januari tahun depan. (*/ida)

Baca juga:  Perlu Kedewasaan dan Jangan Saling Menyalahkan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya