alexametrics

Satukan Kesehatan Ragawi dan Kesehatan Mental

Jaga Kondisi Psikis dengan Yoga

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 telah mengubah gaya hidup masyarakat. Salah satunya, budaya gemar berolahraga. Mereka memilih olahraga ringan yang berguna bagi psikisnya. Berikut bincang-bincang wartawan Jawa Pos Radar Semarang Alvi Nur Janah dengan Instruktur Profesional Yoga, Elviera Indah Trishintawati.

Dalam upaya meningkatkan imunitas tubuh, ternyata sebagian masyarakat lebih memilih olahraga yoga?
Secara umum, aktivitas masyarakat sudah padat dan mengeluarkan banyak tenaga. Akhirnya banyak yang sengaja memilih olahraga ringan, dalam hal ini yoga. Karena esensi dari yoga memang menenangkan pikiran dan jiwa. Kalau dalam praktiknya, yoga itu melatih pernafasan dan seluruh otot di seluruh badan meliputi otot besar dan otot kecil. Yang nantinya, jika otot itu sudah bekerja secara maksimal akan berimbas pada sistem kekebalan tubuh. Yakni nanti olahraga yoga ini bisa membuat peredaran darah di seluruh badan menjadi lebih lancar.

Baca juga:  Lakukan Pendampingan dan Konseling secara Online

Apa keunggulan yoga ketimbang yang lain?
Akibat pandemi Covid-19, budaya berolahraga menjadi rutinitas. Sehari tanpa olahraga seperti ada yang kurang. Di studio, banyak ibu muda yang sudah aware atau lebih sadar ke pola hidup sehat. Mereka mengesampingkan usia yang menginjak kepala empat. Sisi positifnya dari yoga adalah jiwa dan raga menyatu. Psikis dan tubuh memancarkan aura positif. Sebab konsep yoga itu adalah menyatukan mind body and soul. Yakni menyatukan kesehatan ragawi dan kesehatan mental.
Dari segi psikis, bisa lebih mengatur rasa emosional. Kemudian setelah selesai kelas, bisa merasakan seluruh otot kencang dan bekerja. Lalu dampaknya otot yang kencang di seluruh badan berfungsi dengan baik. Olahraga yoga juga turut membantu mengatur nafas. Bahkan, bagus untuk memperbaiki postur badan yang pendek. Jika dalam praktiknya mengalami cidera, ada yoga therapy. Meski sudah pemanasan kadang otot tiap klien ketika menerima gerakan responnya berbeda-beda.

Baca juga:  Literasi Keuangan Syariah untuk Milenial Kampus

Idealnya berapa kali melakukan yoga?
Tidak ada batasan berapa kali harus berlatih yoga. Tapi yang pasti, bagi pemula melakukan yoga sewajarnya saja. Takaran wajar disini berarti minimal seminggu tiga kali. Harus ada jeda istirahat setiap minggunya. Ketika melakukan yoga, juga wajib disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Contohnya, hatha yoga. Yoga jenis ini bagus dianjurkan untuk pemula. Disitu, step by step akan diberikan penjelasan untuk beberapa pose yoga. Dengan metode terapi dengan komposisi gerakan yang benar.
Saat gerakan yoga mengalir mengikuti ketukan musik, akan sadar bahwa pikiran dan jiwa akan menyatu. Itu akan memberi efek ketenangan dan damai atau bisa disebut sebagai meditasi. Menggunakan musik apapun tidak masalah. Segala jenis musik bisa dipakai berlatih pada saat melakukan latihan yoga. (*/ida)

Baca juga:  Shalma Tasyaghata Pramono, Pelatih Aerobik Termuda

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya