alexametrics

Jalankan Pembinaan Atlet dengan Zoom Meeting

Pandemi Bukan Halangan Pembinaan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Pandemi memang mengganggu seluruh kegiatan olahraga. Namun bukan berarti hal tersebut menghentikan program pembinaan peningkatan mutu SDM olahraga. Termasuk dalam cabang olahraga (cabor) sepakbola. Lantas apa yang perlu dilakukan untuk menjamin hal tersebut? Berikut bincang-bincang wartawan Jawa Pos Radar Semarang Dewi Akmalah dengan Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng, Purwidyastanto.

Bagaimana jalannya program kegiatan Asprov saat pandemi covid-19 ini?
Hampir semuanya berhenti. Semua kegiatan yang sudah kami rancanakan dari awal tahun terpaksa ditunda. Baik kompetisi, pembinaan atlet, pelatih, wasit, pengawas pertandingan, media officer dan lainnya hampir semua mengalami penundaan.

Apa yang dilakukan Asprov PSSI Jateng untuk menyikapi kondisi ini?
Ya mau tidak mau, harus beradaptasi. Kan tidak bisa juga kalau semua program pembinaan dan pengembangan terus menerus ditunda. Makanya dalam situasi sulit seperti ini, kita melakukan inovasi. Salah satunya mungkin bisa menggunakan media daring. Yakni dengan zoom meeting.

Baca juga:  Persebaran Covid-19, Kendal Tertinggi Kelima di Jateng

Seberapa penting program pembinaan peningkatan mutu SDM olahraga bagi kemajuan sepakbola Jateng?
Sangat penting. Karena kalau bicara sepakbola tidak hanya kompetisi. Namun lebih luas, menyangkut berbagai elemen lainnya. Kompetisi sendiri sebenarnya bermuara dari seluruh aspek pembinaan dalam sepakbola. Baik pemain, pelatih, wasit, official dan lainnya. Jadi kalau mau kompetisi bagus, berarti pembinaan semua elemennya juga harus jalan terus. Tapi tetap materi yang diberikan harus berkualitas. Kami tidak ingin hanya sekedar melakukan pembinaan, output-nya hanya banyak di kuantitas, namun tidak diiringi dengan kualitas yang mumpuni.

Apa saja yang sudah dilakukan Asprov PSSI untuk melaksanakan pembinaan saat pandemi?
Kami sudah mulai mencoba menyelenggarakan workshop bagi pengawas pertandingan di Jateng. Dilaksanakan secara online melalui zoom meeting, kira-kira terdapat 55 Pengawas Pertandingan di Jateng yang ikut. Mereka langsung mendapat pembinaan dari Budi Winarko selaku Komite Wasit, serta Agus Hanifuddin selaku Operator Kompetisi PSSI Jateng. Selanjutnya gantian kita mengadakan pembinaan lagi bagi perangkat pertandingan lainnya. Seperti wasit, pelatih dan masih banyak lainnya.

Baca juga:  Dorong Nelayan Tetap Melaut, Beri Keringanan Bahan Bakar

Apa harapan anda terhadap program pembinaan peningkatan mutu SDM yang dilaksanakan Asprov di tengah pandemi?
Tentu saja saya berharap akan terus berlangsung. Meskipun harus dengan cara yang berbeda. Jadi jika nanti pada saatnya telah benar-benar dinyatakan situasi dan kondisi dinilai memungkinkan untuk kompetisi dapat bergulir kembali, maka perangkat penunjang kualitas kompetisi yang telah menerima pembinaan dapat siap kapan saja. Sehingga mereka dapat membuat kualitas kompetisi yang mereka tangani menjadi semakin baik. (*/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya