alexametrics

Atlet Dansa Banting Setir Jadi Pengusaha Kuliner

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Sebelum banting setir menjadi pengusaha food and beverage, Nadia Lutvina Wijaya adalah seorang atlet dansa. Kiprah wanita 27 tahun ini patut diacungi jempol. Sejak 2005 hingga 2018, ia menjadi atlet dansa andalan Provinsi Jawa Tengah. Pemilik hobi travelling ini kini fokus menjadi pengusaha. Salah satunya memiliki Resto and Bar Marabunta, sebuah resto yang mengusung konsep kuno, sesuai dengan suasana Kota Lama tempat resto ini berdiri. Marabunta dibangun tepat di sebelah bekas gedung pertunjukan teater masa kolonial, Schouwburg, yang telah runtuh. Meski telah bergelut di dunia bisnis kuliner, hingga kini Nadia masih menerima job dansa untuk wedding, tapi tidak untuk pertandingan.

Baca juga:  Dituntut Memahami Karakter Tamu

Dari atlet, mengapa tertarik menjadi pengusaha kuliner?
Menjadi pengusaha Food and Beverage (F&B) bukanlah hal yang saya mimpikan dari kecil. Dahulu saya inginnya menjadi pramugari. Tapi karena tinggi saya hanya 155 centimeter. Sejak lulus SMA setiap memenangkan perlombaan dansa dan mendapatkan uang, saya ingin berdagang. Dan saat itu hanya ada peluang di F&B, itu awal tahun 2015.

Bagaimana perjalanan usaha anda sampai bisa seperti sekarang ini?
Banyak sekali up and down. Saya pernah mengalami penggelapan uang. Ketika itu sudah investasi untuk buka cabang baru tapi mall tidak beroperasi. Sejauh ini masalah yang terberat itu. Karena terjadi pada tahun 2015, waktu awal sekali mulai masuk dunia berbisnis F&B. Malah tertipu juga, itu jadi masa gelapnya. Kalau up-nya juga ada, kebetulan suami saya adalah pemilik Toko Oen generasi ke empat, jadi saya juga dibukakan peluang tempat-tempat baru seperti di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang. Dan sekarang saya dan suami sama-sama bangun Marabunta Resto and Bar, itupun semua karena ada peluang yang dibukakan untuk kami.

Baca juga:  Suka Hal Tabu, Sempat Stres Baca Komen Netizen

Apa yang membuat anda tetap bertahan meski pernah mengalami jatuh?
Bertahan, karena tidak punya pilihan lain selain bertahan dan berjuang lagi. It’s the only choice.

Terkait konsep, apa yang diusung dalam Marabunta Resto and Bar ini?
Menghidupkan kembali gedung yang sudah lama terbengkalai. Jadi dulu gedung itu gedung teater atau gedung pertunjukan. Sekarang pun, setiap hari ada live music karena memang dahulu seperti itu konsepnya, pertunjukan.

Kapan Marabunta Resto and Bar ini launching?
20 Desember 2020. Meski masih pandemi, kita berharap, ekonomi tetap berjalan. Karena rencana ini sudah ada sejak tahun 2018, kita udah benar-benar pikirkan itu bahkan sebelum saya menikah. Kalau enggak dibuka kemarin, juga mau sampai kapan kita engga tahu. Mau enggak mau kita tetap buka tapi dengan protokol sedemikian rupa, agar orang-orang nyaman untuk datang. (ifa/ton)

Baca juga:  Tertantang di Dunia Perhotelan

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya