alexametrics

Pantang Menyerah saat Jatuh dan Gagal

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Sejak awal Anastasia Gebyar Evi memang sudah tertarik dengan dunia kecantikan. Passion-nya membuat perempuan kelahiran 5 Mei 1993 ini memberanikan diri untuk mendirikan bisnisnya hingga sukses seperti sekarang. Bagaimanakah perjalanan karir perempuan cantik lulusan Stikes Elisabeth Semarang ini?

Bisakah Evi bercerita sedikit kenapa memilih untuk bisnis salon?

Saya pilih bisnis ini karena saya suka dunia kecantikan seperti perawatan tubuh dan wajah. Dulu awalnya saya bekerja di sebuah klinik kencantikan lalu kemudian saya memutuskan untuk berhenti dan mencoba membuka bisnis sendiri yaitu salon kecantikan.

Sejak kapan Evi bertekad untuk memulai bisnis tersebut?

Dari tahun 2018 saya sudah ingin sekali merintis bisnis salon ini, cuma saat itu belum ada modal. Saya masih homecare waktu tahun 2018 dengan membuka treatment facial dan eyelash. Kemudian saya banyak belajar serta mengikuti beberapa kursus tentang sulam alis dan eyelash extention. Saat dirasa ilmu yang saya dapat cukup, saya memberanikan diri untuk menyewa ruko dan membuka salon kecantikan pada tahun 2019. Perjalanan bisnis saya melewati banyak rintangan, jatuh dan bangun, apalagi saat pendemi luar biasa sekali untuk mempertahankan bisnis ini. Kemarin ruko sempat tutup selama satu bulan karena tidak ada customer satupun dalam seminggu. Tapi karena saya masih bertanggung jawab atas para karyawan, saya memutuskan untuk bangkit dengan pindah tempat. Saya merenovasi ruko secantik-cantiknya supaya orang tertarik. Dan yang jelas saya juga memperbaiki pelayanan di salon saya dengan pegawai yang sopan dan kompeten dalam bidangnya. Saya mengajari mereka supaya semakin baik melayani costumer. Dan akhirnya itu berbuah manis untuk kami. Sangat bersyukur sekali selama pandemi ini kami bisa kembali bangkit.

Baca juga:  Heboh, Uang Puluhan Juta Berceceran di Saluran Irigasi

Berapa jumlah karyawan yang Evi punya dari awal usaha sampai sekarang?

Awal buka ruko, saya mempunyai 7 karyawan. Kemudian saat awal pandemi, ketika keadaan sedang chaos, saya hanya punya empat orang karena semuanya kan harus ketat dan dibatasi. Tapi semenjak keadaan salon mulai membaik, kini saya memiliki total sebelas orang karyawan.

Apakah Evi memiliki cabang usaha? Kalau ada, dimana saja?

Saat ini baru proses renovasi ruko di Harris Hotel Sentraland Semarang. Mungkin awal tahun 2021 nanti mau buka cabang di Wirosari, Purwodadi dan Pati. Semoga semua planning bisa terealisasikan.

Kesibukan saat ini, apa saja?

Kebetulan kesibukan saat ini sih mengurus anak dan mengurus salon. Kadang saya yang harus turun tangan sendiri ketika ada yang ingin disulam alisnya, gitu.

Apa makna kerja keras untuk Evi secara pribadi dan pesan untuk anak-anak muda saat ini yang ingin memulai sebuah usaha?

Baca juga:  Nur Sitha Afrilia, Duta Bahasa Jawa Tengah: Optimistis Itu Wajib, tapi Jangan Ambisius!

Makna kerja keras untuk saya adalah bagaimana cara kita berjuang dengan gigih, bertanggung jawab atas karyawan dan costumer. Dan yang paling penting saat ini adalah jangan mudah menyerah saat kalian jatuh atau gagal. Berdoa, berusaha, dan lakukanlah yang terbaik, niscaya semua akan berjalan dengan lancar. (mg15/mg16/ton)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya