alexametrics

Lestarikan Tembang Dolanan

Arsifi Amanah, Putri Kebudayaan Jawa Tengah 2019

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Melestarikan kebudayaan juga jadi tugas generasi muda. Karena masih banyak anak muda yang belum mengenal kebudayaan di negerinya sendiri. Arsifi Amanah mencoba mencintai kebudayaan Indonesia dengan sepenuh hati.

Pengalaman apa yang didapat setelah ikut Putri kebudayaan 2019 ?

Pengalaman yang saya dapat selama ikut Putri Kebudayaan 2019, saya mengenal lebih banyak orang. Kemudian saat mengikuti karantina, ketika ada kegiatan berkunjung ke desa, saya dapat menambah ilmu tentang kebudayaan maupun tradisi yang ada di daerah tersebut. Sehingga membuat saya yang awalnya tidak melek kebudayaan, akhirnya jadi tahu tentang pentingnya kebudayaan.

Apa arti putri kebudayaan, bagi Arsifi Amanah ?

Menjadi Putri Kebudayaan bukan sekadar simbol dan selempang saja. Ada banyak tanggung jawab di balik gelar tersebut. Menjadi Putri Kebudayaan adalah menjadi sosok yang mendedikasikan dan melestarikan kebudayaan yang ada Indonesia. Di saat saya menjadi putri kebudayaan, mau dan tidak mau harus mempelajari kebudayaan yang ada di daerah-daerah. Selama menjadi Putri Kebudayaan saya merasakan pentingnya mengenalkan kembali budaya-budaya yang ada di Indonesia ke orang-orang terutama anak-anak sebagai generasi muda.

Baca juga:  Berbagi Bubur Penuhi Gizi Anak

Kebudayaan apa yang menurut Arsifi perlu untuk selalu dilestarikan ?

Menurut saya, semua kebudayaan di Indonesia perlu sekali untuk dilestarikan. Baik itu tarian, wayang, dolanan tradisional sampai lagu-lagu tradisional. Pada saat itu, tema yang saya angkat yaitu lagu dan tembang dolanan Jawa. Menurut saya, lagu dan tembang dolanan Jawa ini harus dilestarikan. Terutama untuk generasi muda sekarang, masih banyak anak-anak yang tidak hafal dengan lagu-lagu dolanan Jawa.

Bagaimana cara melestarikan kebudayaan ?

Untuk sekarang ini, cara melestarikannya berupa sosialisasi dan pengenalan budaya terhadap anak-anak muda. Namun, kendalanya ada pada bagaimana anak-anak zaman sekarang tetap mengingat dan melestarikannya setelah diadakan pengenalan dan sosialisasi. Mengingat budaya asing sudah banyak yang masuk ke Indonesia contohnya yang paling marak sekarang ini adalah K-Pop. Tidak apa-apa jika kita menyukai budaya asing. Tapi jangan sampai kita melupakan budaya kita sendiri. Melestarikan budaya sendiri juga tidak luput dari peran orang tua sebagai pendidikan pertama anak. Jika orangtua sudah membiasakan anaknya untuk melestarikan budaya, maka anak juga lambat laun akan mengikutinya.

Baca juga:  Afif-Albar Janji Tak Ada Jual Beli Jabatan

Apa pesan bagi generasi muda sekarang ?

Pesan saya, untuk teman-teman generasi muda. Jangan acuh terhadap kebudayaan kita sendiri. Karena kalau bukan kita ya siapa lagi yang akan melestarikan dan merawat kebudayaan Indonesia ini. Kalian boleh suka dengan budaya luar negeri. Akan tetapi, jangan sampai melupakan kebudayaan kita sendiri.

Apa harapan dari Arsifi bagi Putri Kebudayaan 2021 ?

Semoga untuk Putri Kebudayaan tahun 2021 dapat memberikan manfaat lebih untuk orang lain. Tidak hanya menyandang dan menggunakan slempang putri kebudayaan. Tapi dapat juga memberikan manfaat bagi orang banyak, baik saat menjabat sebagai putri kebudayaan maupun setelah tidak menjabat sebagai putri kebudayaan. (cr1/mg7/ton/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya