alexametrics

Pekerjaan Tinggal 14,7 Persen, Stadion Jatidiri Semarang Ditarget Kelar 29 Desember 2021

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Renovasi Stadion Jatidiri Semarang sudah mencapai 85,924 persen. Stadion megah berstandar internasional ini juga mulai digunakan para atlet untuk berlatih.

Stadion Jatidiri direnovasi sejak 2016 lalu. Saat itu, PSIS yang ber-home base di stadion ini, masih berkiprah di Liga 2. Menjelang berakhirnya kompetisi, stadion yang kini berkapasitas 20 ribu hingga 25 ribu penonton ini dirombak total menjadi venue yang begitu megah. Progres pembangunannya ditargetkan rampung pada 29 Desember 2021 mendatang.

“Semuanya harus selesai di tanggal itu juga. Karena selesai kontrak. Jadi, ini memang kita kebut dengan standar keamanan juga,” kata Arie Widiyanto, tim leader manajemen konstruksi PT Saranabudi Prakarsaripta kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pantauan koran ini, terlihat puluhan pekerja bangunan sedang sibuk dengan desk masing-masing. Banyak dari mereka sedang memasang atap untuk tribun barat Stadion Jatidiri. Stadion terlihat megah. Terdapat lapangan atletik. Lampu sorot untuk lapangan juga sudah terpasang.

“Untuk atapnya tinggal bagian tribun barat saja. Tahun ini, di bagian atap memang dipasangi lampu semua,” ujarnya.

Baca juga:  Bahaya Mengintai ‘Manusia Silver’ Jika Menggunakan Cat Biasa Selama Bekerja

Stadion Jatidiri yang hampir rampung direnovasi membuat PSIS berniat kembali pulang setelah lebih dari tiga tahun bermarkas di Magelang. Namun, keinginan itu harus tertunda. Lantaran pembangunan stadion yang belum 100 persen selesai.

“Tapi, PSIS sudah mulai latihan di stadion ini. Kira-kira pas Selasa (30/11) lalu,” jelasnya.

Adapun kendala yang dialami selama pembangunan Stadion Jatidiri yakni terkait cuaca. Ketika hujan, semua pekerjaan harus berhenti. Itu dilakukan sebagai keamanan kerja.

“Di sini kami bekerja 24 jam. Hanya saja, kendala yang dihadapi itu cuaca. Kalau hujan memang harus berhenti semua pekerjaan. Dan Alhamdulillah sampai sekarang masih zero accident. Semoga tidak ada kecelakaan kerja sampai pembangunan ini selesai,” terangnya.

Dikatakan, stadion ini bakal memiliki banyak fasilitas mewah ketika selesai renovasinya nanti. Seluruh tribun penonton dengan kursi tunggal dan beratap, sehingga membuat nyaman dari panas maupun hujan. Selain itu, rumput lapangan berkualitas jenis Zoysia Japonica. Total lampu pencahayaan mencapai 1.800 KVA dengan back-up power genset. Lintasan atletik sebanyak delapan trek, lift untuk tribun VVIP, hingga parkir dengan sistem digital.

Baca juga:  Nego di Room, Eksekusi di Hotel
Proyek renovasi Stadion Jatidir Semarang ditarget selesai 29 Desember 2021. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

Nantinya kemegahan dan kemewahan Stadion Jatidiri Semarang bakal sejajar dengan Stadion Manahan Solo yang telah selesai direnovasi. Kabarnya, Stadion Jatidiri masih punya kesempatan untuk bisa menjadi venue Piala Dunia U-20 tahun depan, jika tidak terhenti karena wabah korona.

“Semoga setelah direnovasi ini, fungsi stadion akan kembali. Serta kami akan senang jika yang kami buat ini benar-benar bisa memberi kesan kepada orang-orang,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Balai Pemusatan Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (BPPLOP) Disporapar Jateng Cicilia Eni Kurniati mengatakan, hingga 5 Desember kemarin, proyek Stadion Jatidiri mencapai 85,924 persen. Sedangkan sisa pekerjaan masih 14,7 persen. Beberapa yang mengalami keterlambatan di antaranya pekerjaan persiapan sebesar 0,399 persen. Di antarnya, landscape masih perlu menyelesaikan 1,105 persen. Lalu akses saluran utama stadion 0,009 persen, arsitektur 4,117 persen, dan mekanikal-elektrikal dan plumbing (MEP) 8,446 persen.

Kemudian pengerjaan tower, aspal, batu beton dan finishing arsitektur di semua tribun masih dikejar. Untuk lampu MEP masih perlu dilengkapi, termasuk di dalamnya lampu pertandingan.

“Lampu FOP, pertandingan, RGB, lampu tribun dan instalasinya sekalian sedang kita kerjakan sekarang,” ujar Cicilia Eni Kurniati kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pihaknya menjelaskan, penyelesaian proyek Pemprov Jateng ini betul-betul dikejar dalam sebulan terakhir. Beberapa pekerjaan yang tertunda pun terjadi setelah memasuki musim penghujan. Sehingga para pekerja harus berhenti demi kemananan dan hasil pekerjaan yang maksimal.

Baca juga:  Sindikat Pencuri Kabel Digulung

Dikatakan, proyek kolam renang dan fasilitas lainnya diperkirakan akan digarap bila stadion telah rampung dan beroperasi. Pihaknya perlu mempertimbangkan kesediaan dana. Sedangkan lapangan sepatu roda telah selesai dikerjakan.

“Kolam pemanasan sama untuk tanding sudah, tapi kolam dalam dan atap penutup belum,” imbuhnya.

Saat ini, kolam yang digadang berstandar internasional tesebut sudah digunakan sebagian atlet, anggota PPOLP, dan klub olahraga renang. Kedalamannya mulai dari 1,5 meter karena memang diperuntukkan untuk para perenang profesional.

“Secara menyeluruh, akhir tahun ini proyek stadion ditargetkan selesai. Pihaknya mencanangkan pada 10 Desember tuntas. Dengan waktu pengerjaan 24 jam nonstop, ia optimistis target dapat tercapai. “Hanya saja kembali melihat kemungkinan hambatan hujan.” (dev/taf/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya