alexametrics

Gelar Pengajian, Minta Restu Orang Tua Sebelum Coblosan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Masa kampanye selama 71 hari untuk menuju Pilwalkot Semarang pada  9 Desember lusa resmi berakhir. Kini, pasangan calon (paslon) kontestan memasuki masa tenang. Untuk calon petahana tentu kembali kepada rutinitas lama menjadi kepala daerah mulai Senin (7/12/2020) ini.

Calon wali kota petahana Hendrar Prihadi mengatakan, dirinya mengapresiasi apa yang dilakukan tim pemenangan dan tim relawan Hendi-Ita dalam masa kampanye kemarin. Para pendukung bisa mematuhi aturan dan menjaga situasi di tengah pandemi Covid-19.

Alhamdulillah sudah berjalan dengan lancar, semua kondusif. Tim kampanye mengikuti aturan dan menjaga situasi agar tetap adem,” kata Hendi.

Memasuki masa tenang, Hendi berharap timnya tetap mengikuti aturan yang berlaku. Artinya, tidak mengisi masa tenang dengan aktivitas kampanye. Selain itu, tim juga bisa melepas alat peraga kampanye (APK) yang sudah terpasang.

Baca juga:  18 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Perkantoran, Pemkot Semarang Tunggu Hasil Tes Omicron

Disinggung apa yang akan dilakukan selama masa tenang, Hendi mengaku akan berdoa agar ikhtiar yang dilakukan bisa membuahkan hasil dengan baik. Pengajian atau doa bersama rencananya bakal dilakukan di beberapa tempat.

“Mudah-mudahan saat Pilwalkot nanti, atas rida Allah, masyarakat bisa datang ke TPS dan memilih Hendi-Ita,” ujarnya.

Sementara Calon Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memiliki agenda khusus yang akan ia lakukan saat hari tenang, yakni berkumpul dengan keluarga. Karena dalam 71 hari terakhir, ia disibukkan dengan kampanye virtual ataupun door to door.

“Saya juga akan mengadakan pengajian salama masa tenang ini. Selain itu juga akan meminta restu kepada orang tua sebelum hari H coblosan,” katanya. (den/aro/bas)

Baca juga:  Kali Pertama Gelar Pertandingan Beregu

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya