alexametrics

Istri Ngaku Dokter, Ternyata Buruh Cuci

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, PUNYA istri yang karirnya moncer menjadi dambaan John Dori. Pikirnya rumah tangganya bakal bahagia dan berkecukupan. Ia pun menikah dengan Lady Sandi, 27, yang mengaku sebagai dokter bedah di salah satu rumah sakit di Semarang.

Meski sudah berpacaran dua tahun, John tidak menaruh curiga pada Lady. Baru setelah menikah, kedok Lady terbongkar. Ternyata selama ini pekerjaannya hanya sebagai buruh cuci di usaha laundry. Alhasil, baru setahun usia pernikahan keduanya, sudah berakhir ambyar. Ini gara-gara kebohongan istrinya terbongkar.

“Pekerjaan saya hanya menjadi karyawati swasta dengan gaji UMR. Niatnya nikah sama dokter biar bisa bantu kebutuhan ekonomi. Lha ini malah kena tipu,” ujar John.

Baca juga:  Tak Tahan Suami Gila Judi Online

Awal pernikahan masih berjalan lancar. John pergi bekerja, Lady pamit ke rumah sakit. Namun lama-lama, John mulai curiga dengan gelagat Lady.
“Paling tidak seorang dokter itu kan paham tentang pertolongan pertama atau P3K. Tapi, dia nggak paham sama sekali. Saat saya jatuh dari motor dan terluka, dia malah bingung,” jelasnya.

Menurutnya, selama berpacaran, Lady selalu tampil modis layaknya seorang dokter. Ia juga sering menerima telepon dari pasiennya. “Ternyata pasien yang dimaksud selama ini adalah customer di laundry-nya,” katanya.

Merasa janggal, John pun mengecek ke rumah sakit tempat istrinya bekerja. Ia kaget ketika tidak menemukan nama sang istri. Tak langsung gegabah. John akhirnya mengikuti Lady ketika berangkat kerja. Beberapa kali John sudah pernah diberi tahu tetangga, kalau istrinya bukan dokter. Namun tak pernah digubris. Sekarang penyesalan yang dirasakan. “Bodohnya saya itu, pernah ada tetangga yang bilang, tapi saya nggak percaya,” akunya yang merasa keblondrok mendapat istri Lady.

Baca juga:  Suami Kerja Disayang, Nganggur Ditendang

Merasa dibohongi, John pun menjatuhkan talak kepada Lady. Meski telah meminta maaf, John tetap bertekad untuk berpisah. Pernikahan keduanya pun berakhir di meja hijau Pengadilan Agama Kota Semarang. “Begini lah kalau nikah karena harta. Ujung-ujungnya kena tipu,” ucapnya. (kap/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya