alexametrics

Tak Ingin Dimadu Kali Kedua, Lady Pilih Bercerai

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kata orang, banyak anak banyak rezeki. Beda cerita jika banyak istri, bukan rezeki justru cekcok yang didapat. Hal itu seperti yang terjadi dalam rumah tangga John Dori dan Lady Sandi. Tak puas dengan dua istri, ia poligami dengan Pretty, wanita lain.

Usut punya usut, empat tahun silam, John sudah pernah melakukan poligami atas seizin Lady, namun rupanya ia kecanduan berpoligami. Kali ini lebih parah. Tanpa seizin Lady sebagai istri pertamanya. Lady mengaku rela dipoligami kali pertama lantaran dirinya dinyatakan tak bisa hamil. Hal tersebut yang membuatnya ikhlas dimadu.

“Pada poligami pertama memang saya izinkan, karena saya tidak bisa hamil. Sudah ikut program ini-itu masih saja belum dikasih anak. Saya nggak tega lihat Mas John yang kepengin punya anak,” ungkap Lady.

Baca juga:  Usia Terpaut 21 Tahun, Rumah Tangga Kandas

Setelah menikah lagi, John memiliki seorang anak dari istri keduanya. Tiga tahun kemudian, seperti datang keajaiban, akhirnya Lady juga hamil. Bukannya merayakan kebahagiaan, Lady justru mendapati suaminya menikah lagi tanpa sepengetahuannya. Lady mengetahui gelagat suaminya itu dari kerabat John.

“Sudah ikhlas saya dimadu, giliran punya anak lha kok dimadu lagi. Parahnya yang kedua kali ini nggak izin ke saya, siapa yang rela kalau begitu,” ujarnya geram.

Bak mimpi buruk, Lady selalu terbayang betapa sakitnya dimadu untuk yang kedua kali. Dirinya tak lagi ingin terlihat lemah. Saat mengetahui kabar tersebut, Lady langsung meminta cerai. Namun John selalu mencoba meyakinkan Lady. Ia selalu mengaitkan tindakan poligaminya dengan agama.

Baca juga:  Sudah Tua, John Kembali Mendua

“Dari dulu, Mas John selalu beralasan gitu. Saya nggak usah dibilangi juga tahu kalau poligami itu Sunnah Nabi, imbalannya surga. Tapi kan Sunnah Nabi yang lain masih banyak, kenapa harus mengikuti yang poligaminya saja,” kata wanita 30 tahun itu.

Bagi Lady, menyandang status janda tidak terlalu mengusiknya daripada harus hidup berbagi suami dengan dua wanita lain. “Mending saya jadi janda, daripada berbagi suami, emangnya makanan dibagi-bagi,” tuturnya. (mg4/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya