alexametrics

Tak Kuat LDM, Akhirnya Menyerah

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, TIDAK semua orang kuat menjalani hubungan long distance marriage (LDM). Seperti rasa berat yang dirasakan Lady Sandi saat menyandang sebagai pejuang LDM. Tapi, ini sudah menjadi keputusan bersama. Ya, tak lain karena urusan ekonomi.
John Dori merantau di tanah orang sebelum menikahi Lady. Ia juga punya usaha, meski kecil. Namun cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Saat pacaran, Lady kerap dikirimi uang jajan. Tentunya hal ini membuat Lady makin terpikat. Baru pacaran saja sudah royal begini, bagaimana jika sudah menikah nanti? Bayangan bahagia selalu menghampiri hati Lady. Tak ada alasan lain bagi Lady untuk menolak John menjadi suaminya. Kenadti harus tinggal terpisah dan berjauhan.

Baca juga:  Suami Malas Bekerja, Lady Memilih Berpisah

Awalnya John meminta Lady untuk ikut merantau. Namun Lady enggan karena sudah terikat kontrak kerja di sebuah BUMN. Ia tak mau melepaskan karirnya karena perjuangannya meraih titik itu sangat sulit. Alasan lain, karena ia harus merawat orang tuanya yang sudah tua. Meski menuai perdebatan, alasan ini lantas disetujui keduanya. “Ya sepakat, Mas John tetap dengan usahanya, saya juga dengan pekerjaan saya,” ujarnya.

Permasalahan tempat tinggal bukan lagi menjadi soal atau halangan bagi keduanya saat sudah melangsungkan pernikahan. Apalagi mereka sudah terbiasa tinggal berjauhan. Namun Lady tak sampai berpikir nasib ke depannya. Ternyata keputusannya ini membawa dampak buruk. Tentu saja, hubungan jarak jauh pasti ada risiko dalam sebuah rumah tangga. Selain sering terjadi miskomunikasi, ia juga harus menahan rindu. Tentu beda antara zaman pacaran dengan menikah. Ada tanggung jawab dan hak yang harus dipenuhi. Tapi ia tak mendapatkannya. “Seakan tertampar. Seperti hidup sendiri tanpa suami. Jangankan nafkah batin, nafkah lahir saja seret,” keluhnya.

Baca juga:  Ditinggal Jadi TKW, Suami Hamili Teman Kantor

Untung Lady bekerja. Setidaknya ia punya pemasukan sendiri. Bagaimanapun, keduanya memang egois. Keras kepala dengan kesibukan masing-masing. Lady tak mau meninggalkan pekerjaannya, begitupun dengan John. Akhirnya, rumah tangga ini tak berjalan sebagaimana rencana keduanya. “Bagaimana mau langgeng, ketemu saja jarang. Sibuk dengan urusan masing-masing. Ujung-ujungnya ya saya jadi single mom,” katanya usai mengurus akta cerai di Pengadilan Agama (PA) Semarang. (ifa/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya